Bukan Cuma Satu, Inikah Deretan Gadget ChatGPT Pengganti Smartphone?

gadget, Jony Ive, kecerdasan buatan, chatGPT, OpenAI, sam altman, Bukan Cuma Satu, Inikah Deretan Gadget ChatGPT Pengganti Smartphone?

OpenAI, induk perusahaan di balik chatbot AI populer ChatGPT disinyalir tidak hanya menyiapkan satu gadget pengganti smartphone saja, tetapi ada beberapa sekaligus.

Bocoran terbaru menyebut, perusahaan yang dikepalai oleh Sam Altman ini disinyalir tengah menyiapkan empat perangkat berbeda yang berpotensi menjadi pengganti smartphone.

Menurut laporan outlet media The Information, keempat gadget tersebut adalah speaker pintar, kacamata pintar, perekam suara digital, dan perangkat wearable berbentuk pin.

Keempat gadget ini konon akan ditenagai model kecerdasan buatan yang sama dengan ChatGPT. 

Sumber dalam informasi ini menyebut, OpenAI berencana untuk merilis seluruh perangkat tersebut pada akhir 2026 atau awal 2027 mendatang. 

Adapun laporan ini sebenarnya melanjutkan kabar sebelumnya yang muncul pada Februari 2025 lalu, saat Altman diwawancara outlet media Nikkei Asia.

Saat itu, Altman mengungkapkan bahwa dirinya ingin menghadirkan gadget berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bisa menggantikan fungsi ponsel pintar.

Altman meyakini, dengan memanfaatkan AI generatif, gadget pengganti smartphone tersebut bisa membuat interaksi antara manusia dengan teknologi menjadi lebih sederhana.

Jadi, alih-alih harus mengetik atau menatap layar, pengguna digadang-gadang cukup mengeluarkan perintah suara dan nantinya perangkat akan memberikan respons secara otomatis.

Speaker pintar tanpa layar

gadget, Jony Ive, kecerdasan buatan, chatGPT, OpenAI, sam altman, Bukan Cuma Satu, Inikah Deretan Gadget ChatGPT Pengganti Smartphone?

Jony Ive (kiri) dan Sam Altman (kanan).

Salah satu gadget pertama yang kabarnya sedang dipertimbangkan OpenAI untuk dikembangkan adalah speaker pintar tanpa layar.

Laoran The Information mengungkap, gadget ini dikembangkan bersama dengan mantan Chief Design Officer Apple, Jony Ive. Ia merupakan seseorang yang dikenal sebagai "otak" di balik desain iPhone, iMac, dan Apple Watch.

Sumber menyebut, pada bulan Mei, Altman sendiri pernah mengatakan bahwa ia bertekad untuk menciptakan sebuah "keluarga perangkat" yang ia kembangkan bersama dengan Jony Ive.

Sumber menyebut, OpenAI bahkan sudah menjalin kontrak kerja sama dengan perusahaan Luxshare dan juga mendekati Goertex.

Keduanya merupakan perusahaan perakit produk Apple yang juga memasok komponen seperti modul speaker bagi jajaran perangkat AI mereka di masa mendatang.

Kacamata pintar, pin AI, dan perekam suara digital

Selain speaker pintar tanpa layar, OpenAI juga dikabarkan tengah merancang kacamata pintar, pin AI, dan perekam suara digital.

Sebelumnya Altman sempat menegaskan bahwa kacamata pintar bukan termasuk sebagai perangkat AI pengganti smartphone pertama yang akan dirilis perusahaan.

Namun, dengan laporan The Information membuka kemungkinan kacamata pintar ini bisa menjadi salah satu produk lanjutan setelah gadget awal dirilis.

Lebih lanjut, gadget pengganti smartphone lain yang dikabarkan tengah disiapkan OpenAI adalah perangkat wearable AI berbentuk pin.

Kehadiran pin AI ini dinilai cukup mengejutkan. Pasalnya, Ive sendiri dikenal kurang menyukai konsep perangkat wearable di tubuh. Sebelumnya Ia bahkan dilaporkan pernah menolak gagasan Humane AI Pin. 

Perangkat terakhir yaitu berbentuk perekam suara digital. Tidak banyak informasi soal gadget ini, tapi seperti disinggung di atas, OpenAI menargetkan semua perangkat rilis pada akhir tahun 2026 atau awal tahun 2027.

Karyawan Apple banyak yang pindah ke OpenAI

Dihimpun KompasTekno dari TheVerge, Rabu (24/9/2025), sejak kemitraan OpenAI dengan startup Ive, IO, diumumkan, karyawan Apple yang awalnya bekerja di divisi perangkat keras konsumen, dilaporkan banyak yang pindah ke OpenAI. 

Salah satu nama yang ikut hijrah adalah Tang Tan. Ia kini diketahui menjabat sebagai Chief Hardware Officer OpenAI, setelah sebelumnya bertanggung jawab menjadi kepala desain produk di Apple.

Menurut laporan The Information, Tang Tan bahkan menjanjikan kepada orang-orang yang direkrut dari Apple bahwa bekerja di OpenAI akan menghadirkan "lebih sedikit birokrasi dan lebih banyak kolaborasi" dibandingkan di Apple. 

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.