Apple Siapkan iPhone Lipat, Bukan Satu tapi Dua Model Sekaligus! iPhone Air Terancam Disuntik Mati

iPhone Lipat, iPhone Air Gagal Penuhi Ekspektasi, Apple Beralih Fokus ke iPhone Lipat, Dijadwalkan Rilis 2026–2028, Tapi Bisa Mundur, Spesifikasi dan Teknologi yang Tengah Diuji, iPhone Lipat, Masa Depan Premium Apple
iPhone Lipat

 Setelah sempat menjadi sorotan karena meluncurkan iPhone Air dengan desain super tipis dan ringan, Apple kini dikabarkan tengah mengubah arah besar dalam strategi produknya.

Perusahaan yang didirikan Steve Jobs itu dikabarkan tengah fokus mengembangkan iPhone lipat (foldable iPhone) bukan satu, melainkan dua model sekaligus, termasuk versi clamshell seperti ponsel lipat modern.

Langkah ini menandai babak baru dalam perjalanan iPhone, setelah lebih dari satu dekade mendominasi pasar smartphone dengan desain konvensional.

iPhone Air Gagal Penuhi Ekspektasi

Ketika pertama kali diumumkan, iPhone Air digadang-gadang sebagai ponsel paling tipis yang pernah dibuat Apple, menonjol dengan ketebalan hanya sekitar 6 milimeter. Desainnya memang memukau, tetapi ternyata tak semua konsumen terpesona oleh keindahan tersebut.

Menurut laporan dari Mizuho Securities Jepang, Apple kini telah mengurangi produksi iPhone Air hingga 1 juta unit pada tahun ini. Meski sempat laris di Tiongkok, penjualannya di pasar lain justru jauh di bawah ekspektasi.

Apple Siap Luncurkan iPhone Lipat, iPhone Air Gagal Penuhi Ekspektasi, Apple Beralih Fokus ke iPhone Lipat, Dijadwalkan Rilis 2026–2028, Tapi Bisa Mundur, Spesifikasi dan Teknologi yang Tengah Diuji, iPhone Lipat, Masa Depan Premium Apple

Apple Siap Luncurkan iPhone Lipat

Beberapa alasan utama di balik performa lesu iPhone Air antara lain:

  • Kapasitas baterai kecil, hanya 3.149 mAh, membuat daya tahan kalah jauh dibanding iPhone Pro.

  • Harga terlalu dekat dengan iPhone Pro, yakni USD 999 atau hanya selisih USD 100 dari model unggulan.

  • Performa dan fitur terbatas, sehingga banyak pengguna lebih memilih menambah sedikit uang untuk varian Pro yang lebih kuat.

Akibatnya, iPhone Air kini disebut-sebut berada di ujung tanduk. Beberapa sumber di platform Weibo bahkan menyebut Apple berencana menghentikan produksinya, mirip dengan langkah Samsung yang membatalkan seri Galaxy S26 Edge akibat penjualan seri S25 Edge yang mengecewakan.

Apple Beralih Fokus ke iPhone Lipat

Di tengah lesunya performa iPhone Air, sorotan kini beralih ke proyek ambisius Apple berikutnya: iPhone lipat.

Laporan dari ET News Korea menyebutkan bahwa Apple telah menyiapkan dua model foldable:

  1. iPhone Fold (Book-style) – membuka ke samping seperti buku, mirip dengan Samsung Galaxy Z Fold.

  2. iPhone Flip (Clamshell) – lipat vertikal seperti Galaxy Z Flip, dengan desain ringkas dan feminin.

Menurut analis Kim Ki-hyun dari Stone Partners, Apple telah menetapkan daftar pemasok utama untuk proyek ini, menunjukkan keseriusan mereka dalam menghadirkan perangkat lipat premium yang benar-benar matang.

Dijadwalkan Rilis 2026–2028, Tapi Bisa Mundur

Target awal Apple adalah meluncurkan model book-style pada 2026, disusul versi clamshell pada 2028. Namun, Mizuho Securities memperkirakan rencana ini bisa mundur hingga 2027 karena Apple masih melakukan penyempurnaan besar-besaran pada engsel (hinge) dan material layar.

Tidak seperti produsen lain, Apple dikenal sangat perfeksionis. Mereka disebut tengah menguji teknologi layar LTPO untuk efisiensi daya, serta color filter-on-encapsulation (COE) yang dapat meningkatkan kecerahan dan mengurangi lipatan (crease) yang kerap menjadi masalah pada ponsel lipat kompetitor.

Spesifikasi dan Teknologi yang Tengah Diuji

Menurut bocoran awal dari rantai pasok Asia, prototipe iPhone lipat Apple akan membawa sejumlah inovasi besar, antara lain:

  • Layar hingga 7,8 inci ketika dibuka penuh, mendekati ukuran iPad mini.

  • Engsel fleksibel generasi baru tanpa lipatan terlihat di tengah layar.

  • Material ultra-thin glass (UTG) dengan daya tahan tinggi terhadap lipatan berulang.

  • Chipset generasi A20 Pro (diprediksi akan debut 2026) dengan efisiensi daya lebih baik.

  • Kamera utama setara iPhone 17 Pro Max, menandakan performa fotografi tidak akan dikorbankan.

iPhone Lipat, Masa Depan Premium Apple

Meski Apple datang terlambat ke pasar foldable dibanding Samsung, Huawei, dan Oppo, para analis yakin Apple akan mengeksekusinya dengan presisi khas mereka.

Produk lipat Apple diharapkan tidak hanya sebagai inovasi desain, tetapi juga membuka era baru untuk produktifitas mobile dan gaya hidup digital.

Dengan potensi layar besar, multitasking intuitif, dan dukungan penuh ekosistem iOS serta iCloud, iPhone lipat bisa menjadi perangkat “2-in-1” ponsel sekaligus tablet yang memadukan portabilitas dan performa.