Miris! Dari 18 Klub Liga 1 Cuma Satu Tim yang Pakai Pelatih Lokal, Coach Justin: Ini Bukan Perkembangan yang Bagus
Pengamat sepakbola Justinus Lhaksana atau yang akrab disapa Coach Justin menyoroti minimnya kehadiran pelatih lokal di kompetisi Super League atau Liga 1. Menurutnya, ini bukan sekedar statistik, tapi sinyal bahaya bagi dunia sepakbola nasional.
"Satu hal yang bikin gua agak miris, kalian tahu semua gua enggak nonton Liga 1 kan, tapi yang gua denger kan nyaris enggak ada pelatih lokal di situ," ucap Coach Justin, di YouTube Sports77 Official, dikutip VIVA Jumat 19 Desember 2025.
Dari banyaknya klub yang menggunakan jasa pelatih asing, Justin menyorot Malut United yang masih memberi kesempatan untuk pelatih lokal, Hendri Susilo.
Pealtih Malut United, Hendri Susilo
Fakta tersebut, kata Coach Justin, bukanlah tanda kemajuan. Justru sebaliknya, ia menilai kondisi itu dapat menghambat regenerasi dan perkembangan kualitas pelatih dalam negeri.
"Ini kan bukan sebuah perkembangan yang bagus untuk sepak bola kita," kata Coach Justin.
Kekhawatiran lain yang disampaikan Coach Justin adalah potensi hilangnya pelatih lokal berkualitas di masa depan jika situasi ini terus dibiarkan. Ia menilai kesempatan menjadi kunci utama agar pelatih lokal bisa berkembang dan bersaing.
Karena itu, Coach Justin mendorong PSSI untuk lebih berani memberi ruang kepada pelatih muda lokal, termasuk di level tim nasional. Ia mencontohkan Nova Arianto yang dinilai mampu membuktikan kualitasnya setelah diberi kepercayaan menangani Timnas Indonesia U-17.
"Kasih lah kesempatan kepada pelatih-pelatih muda kita, ya kayak Nova lah, kan diberi kesempatan dan dia perform," tandas Coach Justin.