John Herdman Akhirnya Ungkap Alasan Beckham Tak Meledak di FIFA Matchday Juni 2026, Ternyata Bukan karena Hujatan
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya angkat bicara soal alasan pemain Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha sepeti tidak maksimal di FIFA Matchday Juni. Salah satunya soal perpindahan posisi yang tidak ideal.
Timnas Indonesia sukses menutup agenda FIFA Matchday Juni dengan hasil sempurna setelah mengalahkan Oman dan Mozambik. Namun, di balik tren positif skuad Garuda, ada satu pertanyaan menarik soal peran Beckham Putra dalam skema John Herdman.
Beckham sebelumnya datang dengan reputasi cukup menjanjikan bersama Persib Bandung. Ia juga sempat mencuri perhatian ketika tampil tajam di awal era John Herdman bersama Timnas Indonesia.
Namun, performa Beckham di FIFA Matchday Juni terlihat belum sepenuhnya meledak seperti yang diharapkan banyak suporter. Situasi itu ternyata berkaitan erat dengan posisi bermain yang diberikan kepadanya.
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman
John Herdman menjelaskan bahwa Beckham Putra pada dasarnya lebih nyaman bermain di sisi kiri. Masalahnya, dalam beberapa situasi, pemain berusia 24 tahun itu harus menjalankan peran berbeda di sektor kanan.
“Menurut saya, Beckham secara alami lebih nyaman bermain di sisi kiri. Ketika dia bermain di kanan, itu sulit baginya,” kata John Herdman dalam sesi konferensi pers usai laga kontra Mozambik pada Selasa (10/6/2026).
Meski begitu, Herdman tidak menilai Beckham sebagai pemain yang gagal menjalankan tugas. Pelatih asal Inggris itu tetap melihat adanya kualitas penting dari pemain jebolan Persib tersebut.
“Tetapi dia menawarkan apa yang kami sebut sebagai stretch. Dia akan bergerak memutar ke belakang garis pertahanan, melakukan kerja keras untuk mendapatkan bola, dan dia adalah pemain yang percaya diri,” ujar Herdman.
Pemain Timnas Indonesia, Beckham Putra
Menurut Herdman, posisi terbaik Beckham berada di sisi kiri penyerangan. Area tersebut saat ini juga menjadi tempat Ragnar Oratmangoen kerap dimainkan dalam skema Timnas Indonesia.
“Tetapi tempat terbaiknya ada di sisi kiri, tepat di posisi Ragnar bermain. Jadi mereka akan selalu bersaing untuk posisi itu,” ucap Herdman.
Kondisi ini membuat persaingan di lini depan Timnas Indonesia semakin ketat. Beckham harus berebut ruang dengan Ragnar, sementara Marselino Ferdinan dinilai lebih cocok mengisi sisi kanan.
“Sedangkan Marselino, seperti yang Anda lihat, dia lebih nyaman di sisi kanan, di ruang-ruang dalam, lalu bergerak keluar,” kata Herdman.
Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan
Herdman menilai perbedaan karakter Beckham dan Marselino cukup jelas terlihat. Beckham lebih natural di kiri, sedangkan Marselino punya kenyamanan lebih besar ketika bergerak dari kanan ke area tengah.
“Jadi ketika melihat kedua pemain itu, Anda tahu di mana Beckham lebih suka bermain dan apa posisi favoritnya,” ujar Herdman.
Meski belum maksimal di FIFA Matchday Juni, peluang Beckham untuk membuktikan diri belum tertutup. Herdman bahkan memberi sinyal bahwa Piala AFF bisa menjadi panggung penting bagi pemain Persib tersebut.
“Dia akan terus berusaha. Dia akan mendapatkan kesempatannya di AFF untuk benar-benar menunjukkan seperti apa dirinya ketika bermain di sisi kiri,” kata Herdman.
Dengan situasi ini, performa Beckham yang dianggap belum maksimal bukan semata-mata karena penurunan kualitas. Faktor posisi bermain dan persaingan taktis di skuad Garuda menjadi alasan utama mengapa aksinya belum sepenuhnya terlihat menonjol. (fan)