Dirut BUMD Aceh Timur Ditahan Terkait Korupsi Sawit, Kerugian Negara Rp 1,2 Miliar
Jaksa penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Timur menahan Direktur Utama (Dirut) PT Beurata Maju terkait dugaan tindak pidana korupsi sawit.
PT Beurata Maju sendiri merupakan salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang ada di Aceh Timur.
Kepala Kejari Aceh Timur Ibsaini mengatakan Dirut BUMD tersebut berinisial D dan ditahan pihak Kejaksaan setelah jaksa penyidik menetapkan sebagai tersangka.
"Penahanan tersangka D untuk kepentingan penyidikan lanjutan. Tersangka D dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan atau Lapas Kelas IIB Idi, Kabupaten Aceh Timur," kata Ibsaini, dikutip dari Antara, Kamis (19/2/2026).
Saat ini, kata Ibisaini, penyidik Kejari Aceh Timur masih mendalami keterlibatan pihak lainnya dalam pengelolaan keuangan pada perusahaan milik daerah tersebut.
"Penyidik masih bekerja mendalami kasus ini. Tidak menutup kemungkinan ada pihak yang turut bertanggung jawab. Kami juga melihat fakta dan bukti di persidangan nantinya," ujar dia.
Dugaan korupsi pengelolaan kebun sawit
Sebelumnya, Kejari Aceh Timur menyelidiki adanya indikasi tindak pidana korupsi pengelolaan perkebunan sawit oleh PT Beurata Maju pada 2022 dan 2023.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, perusahaan milik Pemerintah Kabupaten Aceh Timur tersebut mengelola 490 hektare perkebunan sawit.
Namun, PT Beurata Maju hanya melaporkan mengelola perkebunan sawit sebanya 200 hektare. Ditambah ada indikasi penjualan hasil di luar kas daerah.
"Selanjutnya, ditemukan indikasi hasil penjualan sawit tidak disetor ke kas daerah. Seharusnya, uang dari pengelola perkebunan sawit tersebut masuk ke kas daerah," jelas Ibsaini.
Dari hasil pemeriksaan atau audit Inspektorat Kabupaten Aceh, ditemukan kerugian negara dalam pengelolaan sawit oleh BUMD tersebut lebih dari Rp1,2 miliar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang