Jawaban Valentino Rossi ke Presiden Italia soal Dominasi Marc Marquez atas Francesco Bagnaia
Valentino Rossi memberikan penjelasan kepada Presiden Italia, Sergio Mattarella, terkait performa Francesco Bagnaia setelah rider Spanyol, Marc Marquez, mendominasi MotoGP 2025.
Legenda MotoGP itu membela murid kebanggaannya saat bertemu Mattarella dalam acara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, Jumat (6/2/2026).
Francesco Bagnaia menutup MotoGP 2025 di posisi ke-5 klasemen akhir, mencatatkan 8 podium dan 2 kemenangan balapan utama dengan total 288 poin.
Performa tersebut menjadi ironi, karena rekan setimnya yang berstatus rekrutan anyar, Marc Marquez, berhasil meraih gelar juara dunia.
Ya, “Si Alien” benar-benar tampil luar biasa musim lalu sebelum mengalami crash di Sirkuit Mandalika, Indonesia, yang membuatnya cedera dan absen hingga akhir musim.
Marquez menorehkan total 15 podium dengan 11 kemenangan Grand Prix meski kompetisi masih menyisakan lima seri.
Anjloknya performa Bagnaia dikaitkan dengan tekanan sebagai rekan setim Marquez dan kendala teknis yang membuatnya kurang nyaman menggeber Desmosedici GP25.
Kekhawatiran Presiden Italia
Sergio Mattarella menyatakan keresahannya terhadap performa rider Italia, termasuk Bagnaia, yang sulit menyaingi dominasi pembalap Spanyol.
Hal ini berbeda dengan era akhir 1990-an hingga awal 2000-an, ketika rider Italia, termasuk Valentino Rossi, mendominasi setiap kelas MotoGP.
Rossi menuturkan bahwa Mattarella ingin melihat bakat Italia kembali tampil dominan di MotoGP, sekaligus menaruh perhatian pada Bagnaia setelah musim lalu yang menantang.
Jawaban Valentino Rossi
Valentino Rossi memberikan penjelasan mengenai kesiapan Bagnaia untuk musim baru.
“Dia bertanya kepada saya bagaimana performa kami di Kejuaraan Dunia dan bagaimana keadaan Pecco (Bagnaia),” kata Rossi, dikutip dari Motosan.
Nicolo Bulega akan menggantikan Marc Marquez di sisa MotoGP 2025 dan menjadi pebalap tes Ducati mulai musim depan
"Saya mengatakan kepadanya bahwa itu akan sulit, tetapi Bagnaia tampak termotivasi dan siap untuk musim yang hebat."
"Dan dia (Mattarella) mengatakan kalau begitu, kita bisa mengalahkan pembalap-pembalap asal Spanyol ini? Hebat!"
"Dan saya hanya tersenyum padanya," tambah Rossi, menandai optimisme meski tanpa bisa memberikan kepastian hasil.
Optimisme Menyambut MotoGP 2026
Rossi menekankan bahwa Bagnaia menjalani tes pramusim yang solid dan menyambut musim baru dengan motivasi tinggi.
Hal ini memberikan secercah harapan bagi Mattarella dan fans Italia bahwa rider Italia bisa kembali kompetitif menghadapi pembalap Spanyol, termasuk Marc Marquez, dalam MotoGP 2026.
Valentino Rossi tetap menjadi figur penting dalam memberikan dukungan moral kepada Francesco Bagnaia, sekaligus menjaga semangat rider Italia untuk bersaing di level tertinggi.
"Valentino Rossi menegaskan Bagnaia siap menghadapi tantangan baru dan membawa harapan bagi Italia di MotoGP musim ini," tutup Rossi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang