Acosta Heran dengan Kecepatan Marc Marquez di Sprint Hongaria 2026

MotoGP, Acosta Heran dengan Kecepatan Marc Marquez di Sprint Hongaria 2026

Pebalap KTM Pedro Acosta mengaku kesulitan memahami performa Marc Marquez pada Sprint Race MotoGP Hongaria 2026, Sabtu (6/6/2026).

Menurut dia, juara dunia bertahan tersebut memiliki tingkat cengkeraman (grip) yang jauh lebih baik dibanding para rival, sehingga mampu langsung tampil kompetitif dan mendominasi balapan sejak lap pertama.

Pada sprint race yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park, Hongaria, Marquez tampil tanpa cela.

Start dari pole position, pebalap Ducati Lenovo tersebut langsung mempertahankan posisi terdepan dan secara bertahap menjauh dari Acosta yang berada di belakangnya.

MotoGP, Acosta Heran dengan Kecepatan Marc Marquez di Sprint Hongaria 2026

Marc Marquez mencoba berbagai pembaruan pada motornya di tes resmi Jerez 2026.

Sempat dibayangi di fase awal lomba, Marquez kemudian membuka jarak lebih dari dua detik. Meski Acosta sempat memangkas selisih waktu pada pertengahan balapan, ia kembali meningkatkan ritmenya.

Bagi Acosta, salah satu perbedaan terbesar terlihat saat Marquez berakselerasi keluar tikungan, terutama di Tikungan 4 yang menjadi salah satu titik krusial di lintasan Balaton Park.

"Anda hanya perlu melihat seberapa cepat dia keluar dari Tikungan 4 pada lap pertama. Dari situ sudah terlihat kalau tingkat grip motornya berada di level yang berbeda dibanding motor lainnya," kata Acosta dikutip Crash.net, Sabtu.

Pebalap berusia 22 tahun itu menilai keunggulan Marquez bukan hanya soal kecepatan puncak, melainkan kemampuannya untuk langsung menemukan ritme balap sejak awal.

Sementara sebagian besar pebalap lain masih membutuhkan beberapa putaran untuk mencapai performa terbaik.

"Cukup aneh dan sulit untuk dimengerti. Dia langsung cepat sejak awal. Saya membutuhkan beberapa lap untuk kembali menemukan kecepatan," kata Acosta.

Menurut Acosta, situasi serupa juga dialami Marco Bezzecchi yang finis ketiga bersama Aprilia. Setelah beberapa lap, kecepatan para pebalap mulai stabil dan konsisten.

"Saya melihat Bezzecchi juga mengalami hal yang sama. Dia butuh beberapa lap sebelum benar-benar menemukan kecepatannya. Setelah itu ritme balapan menjadi lebih stabil. Karena itu cukup sulit memahami mengapa kami membutuhkan waktu untuk mencapai kecepatan terbaik, sementara Marc bisa melakukannya sejak awal," ujar Acosta.

"Bagaimanapun ini hasil yang bagus. Kami kembali naik podium," ujarnya.

Kini Acosta berharap KTM dapat menemukan peningkatan performa setelah mempelajari data dari sprint race. Ia optimistis masih ada area yang bisa diperbaiki untuk memperkecil jarak dengan Marquez pada balapan utama MotoGP Hongaria 2026.

"Kami berharap bisa lebih dekat. Sekarang kami harus memeriksa semua data dan mencari area yang masih bisa ditingkatkan," ujar Acosta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang