Terpopuler: Rekor Valentino Rossi Terancam, Pengakuan Pelatih Usai Livin Mandiri Tekuk Tim Megawati di Proliga 2026

Valentino Rossi saat menolak menjabat tangan Marc Marquez
Valentino Rossi saat menolak menjabat tangan Marc Marquez

 Dinamika dunia olahraga tanah air dan internasional sepanjang Jumat, 13 Februari 2026, menghadirkan sederet kejutan yang menggetarkan publik. Sorotan utama tertuju pada lapangan voli Bojonegoro, di mana Jakarta Livin’ Mandiri secara tak terduga berhasil menumbangkan raksasa klasemen Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro.

Tak hanya dari lapangan voli, kabar dari lintasan balap juga memanas seiring persiapan Marc Marquez menghadapi 'para monster' di seri pembuka MotoGP 2026 Thailand demi menyamai rekor legendaris Valentino Rossi. Mulai dari kebangkitan atlet muda di Eropa hingga konsolidasi besar organisasi olahraga nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut adalah rangkuman 5 berita olahraga terpopuler sepanjang Jumat, 13 Februari 2026:

5. Pengakuan Jujur Pelatih Usai Livin Mandiri Hajar Pemuncak Klasemen JPE, Peluang Final Four Proliga 2026 Terbuka Lebar!

Jakarta Livin Mandiri Proliga 2026

Peta persaingan sektor putri Proliga 2026 kembali berguncang. Jakarta Livin’ Mandiri membuat kejutan besar dengan menundukkan pemuncak klasemen, Jakarta Pertamina Enduro (JPE), dengan skor 3-1 (25-12, 25-20, 15-25, 25-20) pada lanjutan putaran kedua yang digelar di GOR Utama, Bojonegoro, Jumat, 13 Februari 2026.

Kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin. Hasil tersebut membuka kembali peluang Livin’ Mandiri untuk menembus babak final four, setelah sebelumnya performa mereka terbilang naik turun dengan lima kemenangan dari sepuluh pertandingan.

Menghadapi tim bertabur bintang seperti JPE yang diperkuat Megawati Hangestri dan sejumlah pemain asing berkualitas, Livin’ Mandiri justru tampil lebih solid. Kolektivitas permainan dan disiplin strategi menjadi pembeda di laga penting ini.

Livin’ Mandiri langsung menunjukkan intensitas tinggi sejak set pertama. Kombinasi pemain senior dan junior seperti Yolla Yuliana, Salsabilla, Ola Puhili, serta dua legiun asing Weronica Szlagowska dan Ana Bjelica tampil agresif menekan pertahanan JPE.

Sebaliknya, JPE yang turun dengan komposisi utama melalui Megawati, Rissa Mega, Tisya Amallya, Nurlaili, Wilma Salas, dan Iana Shcherban justru terlihat kurang lepas. Sejumlah kesalahan sendiri membuat mereka tertinggal jauh.

4. Dilantik Jadi Ketum PP ALTI, Bima Arya Bidik Lari Trail Tembus Dunia

Ketum KONI, Marciano Norman dan Bima Arya

Ketum KONI, Marciano Norman dan Bima Arya

Lari trail bukan sekadar olahraga. Ia adalah perpaduan adrenalin, alam, dan ketahanan mental. Cabang olahraga yang dilakukan di jalur terbuka seperti gunung, hutan, pantai hingga perbukitan ini sudah lama populer di Eropa. Di Inggris, Skotlandia, hingga Swiss, trail running bahkan menjadi bagian dari tradisi dan festival lokal.

Kini, Indonesia mulai mengikuti jejak tersebut. Sejak berkembang dari komunitas pada awal 2000-an, lari trail di Tanah Air menunjukkan lonjakan signifikan. Dukungan bentang alam Indonesia yang dramatis—dari pegunungan hingga garis pantai eksotis—membuat olahraga ini bukan hanya potensial secara prestasi, tetapi juga menjanjikan untuk sport tourism.

Potensi itu menjadi sorotan saat Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, resmi melantik Bima Arya Sugiarto sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Asosiasi Lari Trail Indonesia (PP ALTI) masa bakti 2025–2029 di Kantor KONI Pusat, Senayan, 12 Februari 2026.

Marciano menegaskan, peluang lari trail tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII/2028 NTT-NTB terbuka lebar.

“Untuk bisa dipertandingkan di PON 2028, PP ALTI harus aktif berkomunikasi dengan KONI serta pemerintah provinsi NTT dan NTB sebagai cabang olahraga pilihan tuan rumah,” ujarnya.

3. Munas PB WI 2026 Digelar, Wushu Indonesia Bidik Olimpiade 2032

Munas PB WI

Munas PB WI

Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2026 di Aloft Hotel Jakarta, Selasa 10 Februari 2026. Forum ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi momentum konsolidasi besar menuju target jangka panjang: Olimpiade 2032.

Wushu menjadi salah satu cabang olahraga dengan perkembangan paling konsisten di Indonesia. Pembinaan dinilai merata hingga ke daerah, dan hasilnya mulai terlihat nyata di berbagai ajang.

Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto, prestasi Wushu Indonesia terus menanjak. Pada SEA Games 2025 Thailand, tim Merah Putih mengoleksi 14 medali (6 emas, 6 perak, 2 perunggu). Sementara di PON XXI 2024 Aceh–Sumatera Utara, Wushu tampil dominan dengan torehan 29 emas, 29 perak, dan 40 perunggu.

Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Tb. Lukman Djajadikusuma, yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Marciano Norman, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian tersebut.

“Prestasi ini tidak akan tercapai tanpa kerja keras dan soliditas PB WI, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujarnya.

2. Qarrar Firhand Juara di Viterbo, Bukti Kerja Keras Bocah Indonesia Menuju Formula

Pembalap muda Indonesia, Qarrar Firhand, kembali membuat bangga Merah Putih di pentas Eropa. Pada seri pembuka WSK Euro

Pembalap muda Indonesia, Qarrar Firhand, kembali membuat bangga Merah Putih di pentas Eropa. Pada seri pembuka WSK Euro

 Pembalap muda Indonesia, Qarrar Firhand, kembali membuat bangga Merah Putih di pentas Eropa. Pada seri pembuka WSK Euro Series 2026 di Sirkuit Viterbo, Italia, Qarrar tampil impresif dengan menjuarai Heat 1 Kamis 12 Februari 2026, dalam kondisi lintasan basah, Selasa waktu setempat.

Balapan berlangsung tidak mudah. Hujan membuat trek licin dan menuntut konsentrasi penuh dari seluruh pembalap. Namun Qarrar justru mampu tampil tenang dan konsisten.

Start dari posisi kedua setelah mencatat hasil kualifikasi P2, Qarrar langsung menjaga ritme sejak lampu start padam. Perlahan tapi pasti, ia membangun jarak dan tak terkejar hingga garis finis.

Data resmi menunjukkan betapa dominannya pembalap muda tersebut. Ia menang dengan selisih 7,914 detik dari posisi kedua—jarak yang cukup besar untuk ukuran balapan karting level Eropa. Tak hanya itu, Qarrar juga menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mencatatkan waktu di kisaran 1 menit 3,8 detik, sekaligus membukukan top speed 100,4 km/jam di lintasan basah.

Di balik angka-angka itu, ada proses panjang yang tak terlihat. Qarrar harus meninggalkan rutinitas masa remajanya demi berlatih dan berkompetisi di Eropa. Adaptasi cuaca, bahasa, hingga tekanan persaingan menjadi bagian dari kesehariannya.

1. Marc Marquez vs 'Para Monster' MotoGP 2026: Rekor Valentino Rossi Terancam di Seri Pembuka Thailand

Valentino Rossi, Pemilik Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team

Valentino Rossi, Pemilik Tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team

Genderang perang MotoGP 2026 resmi ditabuh! Setelah sesi tes pramusim yang panas di Sepang, seluruh mata kini tertuju pada Sirkuit Internasional Chang, Thailand, yang didapuk menjadi laga pembuka musim ini.

Tahun 2026 bukan sekadar musim balap biasa. Ini adalah "tarian terakhir" bagi mesin monster 1.000cc sebelum regulasi baru merombak total segalanya di 2027. Namun, sorotan utama tetap tertuju pada satu nama: Marc Marquez.

Setelah melakukan comeback paling gila dalam sejarah olahraga modern pada 2025, Marc Marquez kini berdiri di ambang sejarah. Menunggangi motor Ducati Lenovo Team, pembalap berjuluk The Baby Alien ini mengincar gelar juara dunia kelas utama yang ke-8.

Jika berhasil, Marquez resmi akan menyamai rekor gelar juara dunia milik sang legenda, Valentino Rossi. Namun, jalannya tidak akan mulus. Meski menyandang status juara bertahan, Marquez mengawali musim dengan kondisi fisik yang belum 100 persen pasca operasi bahu akibat kecelakaan di GP Indonesia Oktober lalu.

Marquez tidak sendirian di puncak. Grid MotoGP 2026 akan diisi oleh lima pembalap yang pernah merasakan manisnya takhta juara dunia:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  1. Marc Marquez (Ducati) – Sang raja bertahan.
  2. Jorge Martin (Aprilia) – Penguasa musim 2024.
  3. Pecco Bagnaia (Ducati) – Rekan setim sekaligus rival terberat Marquez.
  4. Fabio Quartararo (Yamaha) – Berharap pada keajaiban mesin V4 baru.
  5. Joan Mir (Honda) – Mulai menunjukkan taringnya bersama HRC.