Mohan Hazian Buka Suara soal Dugaan Pelecehan Seksual
Pengusaha brand lokal yang juga konten kreator Mohan Hazian memberikan klarifikasi terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang menyeret namanya. Dalam unggahan di akun Instagram storiesnya yang diunggah malam hari ini, Mohan Hazian menepis tuduhan yang dialamatkan kepadanya hingga viral di media sosial X.
“Hallo gue Mohan Hazian. Kalian pasti sudah tau baca dari X yang berseliweran tentang orang berinisial M. D isini gua mau menjelaskan bukan gua merasa ataupun gua orang yang dituduhkan oleh beliau,” demikian pernyataan Mohan dalam video singkatnya itu.
Mohan mengakui bahwa tudingan luas mengenai sosok M yang mengarah kepadanya telah berdampak signifikan pada dirinya keluarganya, serta citra terhadap produk. Padahal kata Mohan bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidaklah benar.
“Jadi karena narasinya udah berdar dan berefek ke gue, ke brand gue terutama ke keluarga gue. Padahal tuduhan yang dituduhkan itu tidak gue lakukan,” kata dia lebih lanjut.
Mohan Hazian juga kembali menegaskan bahwa tuduhan yang ramai di media sosial X terhadapnya adalah tuduhan tak mendasar. Dia juga akan menggelar konferensi pers pada Selasa pagi pukul 08.00 untuk meluruskan pemberitaan ini.
“Jadi lo harus tau ini merugikan gue, merugikan orang-orang di sekitar gue yang nggak tau apa-apa tentang hal ini. Intinya semua tuduhan yang dituduhkan ini adalah tuduhan yang tak berdasar yang akan gue luruskan besok di konpers jam 8. Sekian dari gue,” kata dia.
Biduk Awal Permasalahan
Sebelumnya Pengguna media sosial dikejutkan dengan kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret nama konten kreator sekaligus pengusaha berinisial M. Kasus ini mencuat setelah pengguna X dengan akun @aarummanis mengungah utas terkait pengalaman tak menyenangkan yang dialaminya.
Dalam utasnya pada Minggu 8 Februari 2026 kemarin, insiden ini bermula saat pengguna akun tersebut menjadi talent untuk photoshoot/videoshoot untuk salah satu brand local milik M. Saat kejadian pada Mei 205 itu, sang pemilik akun merasa tidak ada hal yang aneh saat sesi pemotretan.
Namun keadaan berubah setelah sesi pemotretan itu selesai. Disebut sang pemilik akun saat itu dirinya yang berencana untuk pulang kemudian ditawari untuk makan bersama. Diakuinya saat itu ajakan makan bersama tersebut adalah hal yang lumrah. Dia juga mengira saat itu sang owner juga mengajak makan talent lainnya namun ternyata tidak.
”Saya yang lapar merasa hal ini merupakan friendly gesture mengiyakan ajakan tersebut. Saya mengira bahwa makan bersama akan dilakukan bertiga bersama Talent Scouter dan dilakukan di luar, talent scouter bilang kepada saya: “Aku taruh ini (peralatan photoshoot) dulu ya.”,” sambungnya.
Saat itu dirinya ditinggal sendiri bersama dengan M. Dirinya yang karena dia berpikir bahwa kita semua akan makan di luar. Tetapi, dirinya dibawa masuk lagi ke area photoshoot.
”Saya bingung dan merasa curiga bertanya “Bukannya mau makan di luar?” (nama talent scouter) dimana? Owner M kemudian tidak menggubris pertanyaan saya dan kemudian tidak menggubris pertanyaan saya dan bilang, “Iya, tunggu dulu di dalem, biar adem.” Saya pun menunggu di dalam, kemudian Owner M mengatakan bahwa makanannya diorder online saja. Saya pun semakin bingung dan curiga,” tulis dia.
Diceritakannya lebih lanjut, owner M kemudian melancarkan aksinya dan mulai melecehkannya. Saat itu, sang pemilik akun dengan tegas menolak namun tidak dihiraukan oleh M. M kemudian memaksa untuk memegangnya, menciuminya, bahkan naik ke atasnya. Pemilik akun kemudian sekuat tenaga mendorong, mencakar, dan memukul M. Namun bukannya berhenti, owner M semakin ganas.
Diceritakannya lebih lanjut, dia berusaha tetap baik kepada M meski pada saat itu dirinya takut sekali diperkosa. Dia hanya berharap bisa keluar dengan selamat. Tetapi owner M tetap tidak peduli dengannya yang menolak berkali-kali.
Diakui oleh sang pemilik akun insiden tersebut memberikan trauma yang membekas padanya hingga saat ini. Usai unggahannya viral, setidaknya tiga orang lain menghubunginya dan mengaku mengalami hal serupa, disertai dukungan dari pengguna X lainnya. Meski nama pelaku tidak disebut secara jelas, warganet mengarahkannya pada sosok Mohan Hazian setelah beredar sejumlah bukti digital.