Polda Sulut Beri Respons Menohok Soal Viral Polisi Dimutasi karena Usut Kasus Dugaan Korupsi
Nama Vicky Katiandagho mendadak jadi sorotan publik setelah kabar pengunduran dirinya dari Polri viral di media sosial. Sosok yang dikenal vokal dalam penanganan kasus korupsi itu disebut-sebut mundur usai dimutasi dari jabatannya.
Di tengah ramainya isu, Polda Sulawesi Utara akhirnya memberikan penjelasan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulut, Komisaris Besar Polisi Alamsyah P. Hasibuan mengungkap, Vicky memang dikenal sebagai anggota yang menangani sejumlah kasus korupsi saat bertugas di Unit Tipikor Satreskrim Polres Minahasa.
“Beberapa kasus sudah P21 dan yang lain masih dalam proses,” tuturnya, dikutip Sabtu, 4 April 2026.
Namun, terkait isu mutasi yang disebut menjadi pemicu pengunduran diri, Alamsyah menegaskan hal tersebut merupakan bagian dari kebijakan rutin di tubuh Polri. Pada 2024, Vicky termasuk dalam daftar mutasi bersama puluhan personel lainnya.
“Vicky di tahun 2024, masuk dalam SKEP mutasi tour of duty, tour of area, berdasarkan Kep 534/X/2024 tentang Mutasi rutin 20 pers bintara. Yang bersangkutan mutasi dari Polres Minahasa ke Polres Talaud,” katanya.
Fakta lain yang tak kalah penting, pengunduran diri Vicky ternyata sudah diajukan sejak 2025, atau jauh sebelum isu mutasi ramai diperbincangkan publik. Proses tersebut kemudian disetujui pada awal 2026 melalui mekanisme pensiun dini.
“Di tahun 2025, yang bersangkutan mengajukan pengunduran diri sebagai nggota Polri. Ditahun 2026 bulan Januari, hasil verifikasi pengajuan pensiun dini nya di ACC berdasarkan Kep PDH Kep/52/I2026,” katanya.
Polda Sulut juga meluruskan persepsi publik terkait peran Vicky dalam pengungkapan kasus korupsi. Ditegaskan, setiap penanganan perkara dilakukan secara kolektif oleh tim, bukan individu.
“Penanganan perkara bukan dia sendiri yang pegang ya, melainkan tim atau unit,” kata dia.
Dengan penjelasan ini, polisi memastikan bahwa mutasi dan pengunduran diri Vicky Katiandagho tidak berkaitan langsung seperti yang ramai dispekulasikan. Semua proses disebut berjalan sesuai aturan yang berlaku di institusi Polri.
Untuk diketahui, sosok Vicky Katiandagho tiba-tiba ramai diperbincangkan di media sosial. Anggota kepolisian ini jadi sorotan setelah memutuskan mundur dari institusi tempatnya bertugas.
Melansir dari berbagai sumber, sebelumnya Vicky dikenal sebagai polisi yang berani menangani berbagai kasus besar, termasuk perkara korupsi. Namun, setelah sempat dimutasi oleh atasannya, ia akhirnya memilih untuk mengundurkan diri.
Sebelum keputusan itu diambil, Vicky yang berpangkat Aipda sempat bertugas di Polres Minahasa, Sulawesi Utara, lalu dipindahkan ke Polres Talaud. Kini Vicky resmi mengakhiri pengabdiannya di institusi kepolisan.
Dirinya juga sempat membagikan video perpisahannya di halaman kantor Polda Sulawesi Utara. Dari unggahannya di akun Instagram miliknya, Vicky yang ditemani sang putri terlihat meninggalkan kantor Polda Sulawesi Utara.
Sebelum meninggalkan lokasi, ada momen menyentuh yang terekam dalam video itu yang mana menunjukkan Vicky sempat menuju lapangan upacara dan memberi penghormatan kepada bendera Merah Putih. Setelah itu, ia langsung bersujud di hadapan bendera yang berkibar di halaman kantor Polda Sulawesi Utara.
Vicky juga terlihat tak kuasa menahan tangis. Ia sempat memanggil putrinya, lalu memeluknya sambil menyembunyikan wajah di belakang punggung sang anak. Setelahnya Vicky terlihat menggandeng tangan putrinya dan berjalan meninggalkan kantor Polda Sulawesi Utara.
Video yang diunggah Vicky pada Rabu 1 April kemarin, dirinya juga sempat menuliskan salam perpisahan kepada rekan-rekannya di tempatnya sempat bertugas.
“Terima kasih Polda Sulut, Terima kasih Polres Minahasa, terima kasih Polres Kepulauan Talaud. Terima kasih ZAZG,” tulis dia di akun Instagram miliknya dikutip Kamis 2 April 2026.