IHSG Menguat Cetak Rekor Tertinggi Baru saat Penutupan Pasar, Cek 3 Saham Tercuan di LQ45

Pergerakan IHSG.
Pergerakan IHSG.

Nilai transaksi di pasar reguler tercatat mencapai Rp 20,06 triliun. Sementara itu, frekuensi transaksi sebanyak 2,72 juta kali. 

Sektor industri menjadi penopang utama lantaran berhasil menguat sebesar 2,75 persen. Sektor siklikal menyusul kenaikan sebesar 2,42 persen dan sektor infrastruktur meningkat 1,83 persen. 

Pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia.

Meski IHSG dalam tren positif, sektor kesehatan dan teknologi justru mencatat koreksi. Masing-masing menyusut 0,77 persen dan 0,36 persen. 

"Menandai level all time high baru," ujar Tim Analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya dikutip pada Selasa, 2 Desember 2025. 

Secara teknikal, Tim Analis Phintraco Sekuritas melihat terdapat pembentukan histogram positif pada MACD. Ini diiringi dengan potensi Golden Cross pada Stochastic RSI di pivot area.

Phintraco Sekuritas juga melaporkan emiten dengan lompatan harga tertinggi diantara saham-saham unggulan. Berikut tiga saham yang menempati posisi puncak di jajaran LQ45.

PT Surya Citra Media Tbk (SCMA)

Saham SCMA membukukan penguatan sebesar 7,45 persen atau 28 poin dan ditutup pada level 404.

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)

Saham EMTK melambung sebesar 7,02 persen atau 85 poin menjadi 1.295.

Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

Hasil positif juga dicetak saham JPFA sebesar 1,83 persen atau 120 poin ke posisi 2.750