Tiga Jasad Korban Longsor Cisarua Ditemukan Berpelukan, Diduga Satu Keluarga

Petugas SAR menemukan tiga jasad korban longsor Cisarua di sektor B Dusun Pasir Kuda, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Ketiga korban longsor Cisarua itu diduga merupakan satu keluarga, yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak.
Saat ditemukan, ketiganya dalam posisi saling berpelukan di dalam rumah yang runtuh diterjang tanah dan bebatuan.
Ketiga jenazah langsung dievakuasi ke Pos Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat di Puskesmas Pasirlangu untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut sesuai prosedur forensik.
Proses evakuasi dan penanganan korban dilakukan secara hati-hati mengingat kondisi tanah yang masih labil serta cuaca yang kerap berubah.
Lokasi penampungan dan pemeriksaan post-mortem berada di Pos DVI yang dikelola oleh tim beranggotakan 18 personel, dipimpin Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Jabar Kombes Pol Irwansyah.
Dilansir dari Tribun, Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan duka mendalam atas temuan tersebut.
Ia mengungkapkan, dari satu keluarga yang ditemukan berangkulan itu, dua jenazah telah berhasil diidentifikasi.
“Kami menyampaikan rasa prihatin yang mendalam. Ada satu keluarga, bapak, ibu, dan satu anak, yang ditemukan berangkulan di dalam rumah yang tertimbun longsor. Saat ini dua di antaranya sudah berhasil diidentifikasi,” ujar Hendra saat memberikan pembaruan informasi di Pos DVI Puskesmas Pasirlangu.
Pencarian korban lainnya masih terus dilakukan dengan melibatkan unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat.
Alat berat dan metode manual digunakan secara bergantian untuk meminimalkan risiko bagi petugas.
Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tenaga medis guna memastikan proses evakuasi, identifikasi, dan penyerahan jenazah kepada keluarga berjalan dengan layak dan bermartabat.
Korban tanah longsor Cisarua
LONGSOR CISARUA: Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah korban bencana tanah longsor yang ditemukan di Desa Pasirlangu, Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). Berdasarkan hasil asesmen tim SAR gabungan hingga Minggu (25/1) pukul 10.00 WIB, sebanyak 34 Kepala Keluarga (KK) atau 113 jiwa terdampak bencana tanah longsor dengan rincian 23 orang selamat, 11 orang ditemukan meninggal dunia, dan 79 lainnya masih dalam pencarian.
Dilansir dari (27/1/2026), bencana tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, tidak hanya mengakibatkan kerugian bagi warga sipil tetapi juga menelan korban dari kalangan aparat penegak hukum, baik dari TNI maupun Polri.Bencana itu terjadi di Desa Pasirlangu pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.
Dalam update terakhir Polda Jawa Barat, total sudah ada 39 kantong jenazah yang diterima di Pos Disaster Victim Identification (DVI) hingga Senin (26/1/2026) pukul 18.00 WIB.
Dari 39 kantong jenazah, tim DVI telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah.
Dan dari belasan kantong jenazah yang diterima, 13 di antaranya dalam kondisi utuh, dan satu berupa bagian tubuh.
Selain itu, lebih dari 100 warga masih dilaporkan hilang dan kemungkinan tertimbun oleh material longsor yang mengalir deras.
Sementara itu, dua anggota Polres Cimahi, Aiptu Hendra Kurniawan dan Aipda Muhamad Jerry, juga meninggal akibat kecelakaan saat bertugas menangani bencana tersebut.
Kecelakaan maut itu terjadi saat mereka dalam perjalanan menuju lokasi bencana di Jalan Cimeta, Kampung Cimeta, Desa Tugumukti, di mana mereka ditabrak truk TNI yang mengalami masalah pengereman di jalan yang menurun.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengonfirmasi bahwa kedua personel ini gugur saat menjalankan misi kemanusiaan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang