Top 6+ Siswa SMK di Tuban Diduga Keracunan MBG, Satu Murid Sempat Muntah Darah

Tuban, makan bergizi gratis, menu MBG, keracunan MBG, siswa keracunan mbg, siswa keracunan, 6 Siswa SMK di Tuban Diduga Keracunan MBG, Satu Murid Sempat Muntah Darah

Sebanyak enam siswa SMK Negeri 1 Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, diduga mengalami keracunan makanan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan pada Rabu (24/9/2025).

Menu MBG yang disajikan kepada siswa berupa nasi goreng, telur ceplok, timun, dan buah anggur.

Tak lama setelah mengonsumsi makanan tersebut, sejumlah siswa mulai merasakan gejala keracunan.

Salah satu korban, Siti Khoirul Nisa (16), sempat mengalami sesak napas, muntah-muntah, hingga muntah darah, sehingga harus dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. R. Koesma Tuban untuk mendapatkan perawatan intensif.

Orang Tua Korban Kecewa

Ibu korban, Juharti (52), mengaku kecewa dengan insiden yang menimpa putrinya. Ia menyebut program yang seharusnya memberikan manfaat kesehatan justru membawa musibah.

“Harapannya kan MBG diberi makan bergizi, tapi malah jadi musibah,” ujar Juharti, Rabu (24/9/2025).

Ia menambahkan, sejak kejadian tersebut keluarganya tidak akan lagi mengizinkan sang anak untuk mengonsumsi menu MBG yang disediakan pihak sekolah.

“Daripada sakit, mending bawa bekal sendiri dari rumah,” katanya.

Menurut Juharti, anaknya baru memakan setengah porsi nasi goreng MBG sebelum mengeluhkan sakit.

Padahal, ia menyebut putrinya sudah rutin mengonsumsi menu MBG selama 10 hari terakhir tanpa keluhan.

“Anak saya memang punya riwayat sakit lambung, tapi sebelumnya tidak pernah mengeluh,” ungkapnya.

Enam Siswa Masih Dirawat

Hingga kini, enam siswa SMKN 1 Palang Tuban yang diduga keracunan makanan masih menjalani perawatan di IGD RSUD dr. R. Koesma Tuban. Beberapa di antaranya dilaporkan mengalami gejala sesak napas, muntah-muntah, hingga muntah darah setelah menyantap menu MBG tersebut.

Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (P2KB) Tuban, Roikan, mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti dugaan keracunan makanan bergizi gratis ini.

“Belum bisa memberikan komentar karena masih dilakukan penanganan dan pemeriksaan,” ujar Roikan.

Meski demikian, ia berharap para siswa bisa segera pulih.

“Semoga semua dalam kondisi sehat,” imbuhnya.

Pihak medis hingga kini masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab dugaan keracunan massal tersebut.

Belum diketahui apakah kasus ini disebabkan oleh salah satu menu MBG, cara pengolahan makanan, atau faktor lainnya.

Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis di Tuban ini menambah deretan insiden serupa yang sebelumnya juga terjadi di sejumlah daerah.

Pemerintah daerah bersama tenaga kesehatan masih berupaya melakukan evaluasi agar program MBG berjalan sesuai tujuan awal, yakni meningkatkan gizi pelajar.

Sebagian Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul 6 Siswa SMKN 1 Palang Diduga Keracunan Menu MBG, Dinkes Tuban: Masih Penanganan dan Pemeriksaan

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.