Wali Kota Madiun Kecipratan Uang Proyek dengan Kedok CSR

Wali Kota Madiun Maidi, Wali Kota Madiun Kecipratan Uang Proyek dengan Kedok CSR

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan mengenai modus Wali Kota Madiun Maidi bisa mendapatkan uang dari proyek Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun.

KPK menduga Wali Kota Madiun Maidi menerima uang dari proyek ataupun izin di lingkungan Pemkot Madiun dengan modus dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR).

Hal itu disampaikan Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

“Ada yang juga kemudian dikamuflasekan menggunakan modus-modus CSR,” kata Budi, dikutip dari Antara.

Lebih lanjut dia menjelaskan salah satu penerimaan terkait izin usaha dan izin lainnya di lingkungan Pemkot Madiun.

Budi mengatakan bahwa KPK sudah menetapkan tersangka dari OTT terkait Wali Kota Madiun tersebut, namun masih belum bisa menyampaikan identitasnya.

“Siapa saja yang ditetapkan sebagai tersangka? Nanti kami akan sampaikan secara lengkap dalam konferensi pers,” ujar Budi.

Wali Kota Madiun Maidi terjerat OTT KPK

Wali Kota Madiun Maidi, Wali Kota Madiun Kecipratan Uang Proyek dengan Kedok CSR

Wali Kota Madiun, Maidi, tiba di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Merah Putih, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (19/1/2026).

Sebelumnya, KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan mengamankan Wali Kota Madiun Maidi bersama 14 orang lainnya pada 19 Januari 2026.

Selain Maidi, terdapat penyelenggara negara atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun serta pihak swasta yang diduga sebagai pemberi suap.

OTT tersebut terkait dugaan korupsi mengenai proyek dan dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Kota Madiun, Jawa Timur.

Dalam operasi tersebut, tim satgas KPK berhasil menyita sejumlah uang yang diduga merupakan bagian dari commitment fee yang diterima oleh pihak penyelenggara negara.

Setelah menjalani pemeriksaan awal di Madiun, KPK memutuskan untuk membawa 9 dari 15 orang yang ditangkap menuju Gedung Merah Putih KPK di Jakarta untuk pemeriksaan lebih intensif.

Salah satu dari sembilan orang yang dibawa KPK ke Jakarta untuk diperiksa adalah Wali Kota Madiun, Maidi.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang