Wali Kota Farhan Buka Opsi Penutupan Bandung Zoo

Bandung Zoo
Bandung Zoo

 Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membuka opsi penutupan operasional Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) seiring pembahasan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan pemerintah pusat terkait masa depan kawasan tersebut.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, terdapat sejumlah opsi yang tengah dikaji, mulai dari mempertahankan fungsi kebun binatang dengan konsep yang ada saat ini, mengubah konsep pengelolaan, hingga menutup operasional Bandung Zoo.

“Apakah tetap menjadi kebun binatang dengan konsep seperti sekarang, dengan konsep yang berbeda, atau bahkan bukan kebun binatang,” ujar Farhan dalam keterangan yang diterima di Bandung, Selasa (13/1/2026).

Farhan menjelaskan, pembahasan dilakukan secara hati-hati karena menyangkut kewenangan lintas instansi. Aset Kebun Binatang Bandung merupakan milik Pemkot Bandung, sementara pengawasan terhadap satwa dilindungi berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.

“Satwa-satwa dilindungi merupakan titipan negara dan makanannya masih ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat,” kata Farhan.

Meski wacana penutupan mencuat, Farhan memastikan selama proses kajian berlangsung, Kebun Binatang Bandung tetap difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat diakses masyarakat, dengan tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.

“Sekarang tetap menjadi ruang terbuka hijau untuk publik. Di dalamnya ada satwa-satwa dilindungi yang kita jaga bersama. Masyarakat masih bisa berkunjung selama mengikuti peraturan keluar-masuk,” ucapnya.

Keputusan Ditargetkan Dua Bulan

Menurut Farhan, hingga saat ini belum ada keputusan final terkait opsi yang akan diambil. Seluruh alternatif masih terbuka dan sedang dalam tahap kajian bersama antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat.

“Belum tahu arahnya ke mana. Ketiganya masih terbuka. Targetnya paling lama dalam dua bulan ke depan sudah ada keputusan bersama,” kata Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. (Sumber ANTARA)