Persib Masih Buntu di Babak I, Pesan Wali Kota M Farhan Kembali Terngiang: Satu Kosong Juga yang Penting Menang!

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan

  Ketegangan luar biasa benar-benar menyelimuti Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sore ini, Sabtu, 23 Mei 2026. Pertandingan pamungkas pekan ke-34 BRI Super League antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara sedang memasuki jeda turun minum dengan skor sementara masih tertahan imbang tanpa gol, 0-0.

Hasil di paruh pertama ini sukses membuat puluhan ribu Bobotoh senam jantung. Pasalnya, meski Maung Bandung terus-menerus menggempur pertahanan lawan, kiper Persijap Muhammad Ardiansyah tampil luar biasa kokoh dan berhasil menggagalkan dua peluang emas beruntun milik Adam Alis di menit ke-34 dan 36.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini kian mendebarkan karena di saat yang sama, sang rival terdekat, Borneo FC, justru mengamuk dengan sudah unggul telak 4-0 atas Malut Unit di Samarinda.

Wali Kota Bandung Ikut Tegang

Tensi tinggi laga penentu ini ternyata tidak hanya dirasakan oleh para suporter di tribune, melainkan juga oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Ia secara terbuka mengaku ikut merasakan ketegangan yang sama demi melihat tim kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut mengunci gelar juara di hadapan pendukung sendiri.

“Menang lah, juara. Tegang saya juga,” kata M. Farhan di Bandung dilansir ANTARA.

Meski ikut dibuat berdebar, Farhan tetap optimis bahwa Persib Bandung mampu mengamankan poin penuh dan mencetak sejarah baru di kancah sepak bola Indonesia. Kemenangan di laga penutup musim ini menjadi sangat krusial bagi Persib untuk memastikan gelar juara Super League untuk ketiga kalinya secara berturut-turut alias hattrick juara.

Prediksi Realistis: "Satu Kosong yang Penting Menang"

Melihat jalannya babak pertama di mana Persib tampak sangat kesulitan membongkar kedisiplinan Laskar Kalinyamat, ucapan Farhan sebelum laga seolah menjadi kenyataan. Ketika diminta untuk memprediksi skor pertandingan, Farhan memang memilih untuk bersikap realistis dan tidak ingin berspekulasi terlalu jauh. Baginya, dalam laga final seperti ini, estetika permainan nomor dua, yang terpenting adalah hasil akhir.

“Cukup satu yang penting mah menang. Satu kosong juga yang penting menang,” ujarnya realistis.

Ia pun berharap seluruh masyarakat Kota Bandung dapat bersama-sama memanjatkan doa agar di babak kedua nanti para pemain Persib bisa tampil lebih solid, memecah kebuntuan, dan membawa pulang trofi juara.

“Hari ini yang paling penting mudah-mudahan kita berdoa bersama-sama tim Persib solid dan kemudian bisa memenangkan gelar hattrick,” ungkap Farhan.

Imbauan Jaga Ketertiban dan Antisipasi Sampah 3x24 Jam

Mengantisipasi euforia besar andai Persib benar-benar berhasil mempertahankan takhta juara di babak kedua nanti, M. Farhan mengingatkan Bobotoh agar menyikapi apa pun hasil pertandingan dengan bijak dan penuh kedewasaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa perayaan juara boleh saja dilakukan, tetapi jangan sampai merugikan masyarakat luas atau mengganggu kenyamanan publik. “Saya yakin bobotoh semua dewasa. Jangan terlalu emosi, euforia boleh tapi jangan sampai merugikan orang lain yang paling penting semuanya bahagia, semua senang,” tuturnya.

Selain itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung juga sudah menyiapkan langkah antisipasi matang pasca-laga. Farhan memastikan bahwa pihak dinas terkait akan melakukan aksi pembersihan kota secara intensif selama 3x24 jam penuh agar kondisi Kota Kembang bisa langsung kembali bersih, asri, dan nyaman setelah hajat besar ini usai.