Video Kontroversial Soal Banjir Aceh Ternyata Diedit, Dewi Perssik Bongkar Pelaku Kasih Peringatan Keras

Dewi Perssik
Dewi Perssik

 Pedangdut Dewi Perssik kembali menjadi sorotan setelah meluapkan kemarahannya di media sosial. Kali ini, amarah sang artis dipicu oleh beredarnya potongan video siaran langsung miliknya yang telah diedit dan disebarkan dengan narasi menyesatkan. Video tersebut memunculkan tudingan seolah Dewi Perssik tidak memiliki empati terhadap musibah banjir yang melanda Aceh.

Potongan video yang viral itu memicu reaksi keras warganet. Dewi Perssik pun merasa dirugikan karena pernyataannya dianggap keluar dari konteks dan digiring ke arah opini negatif. Tak tinggal diam, perempuan yang akrab disapa Mami Depe itu langsung memberikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Dalam unggahannya, Dewi Perssik menegaskan bahwa video yang beredar bukanlah rekaman utuh dari siaran langsungnya, melainkan hasil editan yang sengaja dipotong untuk memancing kesalahpahaman. Ia pun mengunggah ulang sebuah video klarifikasi dari pengguna TikTok asal Aceh yang memahami maksud ucapannya.

"Alhamdulillah….. ini baru nggak ada potongan videonya, terima kasih mas-mas Aceh ini nggak gagal paham maksud saya," tulis Dewi Perssik, dikutip Selasa, 23 Desember.

Unggahan tersebut disertai luapan emosi Dewi Perssik terhadap pihak yang diduga sengaja memelintir ucapannya. Ia mempertanyakan motif orang-orang yang kerap memotong video lalu menyebarkannya sebagai berita bohong.

"Kerjaan siapa sih yang doyan potong-potong video dan sebarin berita hoax?" lanjutnya dengan nada geram.

Dewi Perssik mengaku heran karena tiba-tiba menjadi sasaran serangan tanpa alasan jelas. Menurutnya, ada pihak-pihak yang memanfaatkan situasi bencana untuk menyerangnya secara personal.

"Nggak ada angin tiba-tiba nyerang yang nggak-nggak," tambahnya.

Kemarahan Dewi Perssik pun semakin memuncak ketika ia menemukan akun yang diduga sebagai penyebar awal video editan tersebut. Dalam unggahan terpisah, ia secara terbuka menyebut akun Instagram @cutbul_asli sebagai pihak yang diduga memotong dan mengedit video siaran langsungnya.

Ia bahkan membagikan tangkapan layar akun tersebut sambil menuliskan peringatan keras.

"Ini salah satu orang yang diduga memotong edit video saya, kenapa ribut orang salah paham ckck, istigfar mba @cutbul_asli jangan dijadikan bencana untuk kepentingan pribadi dan politik mba," tulisnya.

Sebelumnya, video siaran langsung Dewi Perssik yang telah disunting itu memperlihatkan seolah ia membandingkan penanganan bencana di Aceh dengan daerah lain. 

"Masih mending kamu didatengin Aceh sama... sama Presiden tiga kali. Kita Lumajang, Jember belum didatengin masih. Tapi nggak berisik. Iya, yang Gunung Semeru," ungkap Dewi Perssik dalam potongan video yang tersebar.

Padahal, menurut Dewi Perssik, pernyataannya tersebut dimaksudkan sebagai kritik terhadap pihak-pihak yang memanfaatkan isu bencana untuk memecah belah masyarakat. Ia pun menegaskan pesan moral yang ingin disampaikannya.

"Coba... ya setidaknya... setidaknya kalau misalkan nggak ngasih bantuan secara energinya buat... buat korban-korban bencana, ya setidaknya donasilah. Kalau misalkan nggak punya duit, jarinya dipakai yang baik-baik. Bukan malah... bukan malah memecah belah rakyat, memfitnah Presiden," pungkasnya.