Ada Huntara, PP AMPG Imbau Pengungsi Banjir Aceh Tamiang Tak Lagi Menetap di Tenda
Ketua Umum Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG), Said Aldi Al Idrus mengimbau seluruh korban bencana banjir bandang di Aceh Tamiang untuk segera meninggalkan tenda-tenda pengungsian darurat.
Imbauan ini disampaikan mengingat pemerintah pusat telah menyalurkan berbagai bantuan pemulihan, mulai dari biaya rumah sewa, Hunian Sementara (Huntara), uang lauk pauk, hingga bantuan perabot dan perbaikan rumah.
Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat diharapkan segera pindah ke tempat yang lebih layak huni.
Hal tersebut ditegaskan Said Aldi usai menyerahkan bingkisan Lebaran dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, kepada masyarakat terdampak banjir di kawasan Desa Lintang, Aceh Tamiang, Jumat, 27 Maret 2026.
Ia menegaskan, kehadiran PP AMPG selama di Aceh Tamiang bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan wujud nyata pengabdian dan komitmen yang telah berjalan konsisten selama lebih dari tiga bulan pascabencana.
"Insya Allah PP AMPG tetap komit dalam membantu warga yang terdampak banjir. Kita tak akan meninggalkan warga ditengah masa sulit pasca bencana. Apalagi usai bulan Suci Ramadhan dan ini sudah memasuki 7 syawal 1447 H, masyarakat harus sudah merencanakan kembali hidup yang lebih layak dan normal seperti sebelum terjadi bencana," ujar Said Aldi.
Said Aldi mengungkapkan fakta di lapangan, di mana masih banyak warga yang ragu meninggalkan lokasi rumah mereka yang hancur karena alasan tanah warisan leluhur.
Selain itu, ada fenomena warga yang memilih tetap bersiaga di tenda pada pagi hingga sore hari untuk menerima bantuan langsung dari donatur, meski pada malam harinya mereka tidur di Huntara atau rumah sewa.
Menanggapi hal tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Presiden Pemuda Masjid Dunia ini memberikan pemahaman kepada warga.
"Kami selalu mendoakan agar keadaan segera kembali pulih dan normal seperti dulu, tapi kami himbau kepada masyarakat yang telah menerima bantuan agar mencari tempat hunian yang lebih layak jangan lagi tinggal di tenda-tenda," imbuh Said Aldi.
Langkah pengawalan dan distribusi bantuan logistik yang dilakukan PP AMPG selama bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 H ini diakui Said merupakan instruksi langsung dari pimpinan partai.
"Kami hadir di Aceh Tamiang ini untuk terus memantau perkembangan masyarakat yang terdampak pasca bencana Karena ini arahan langsung dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia." tegasnya.
Lebih lanjut, Said Aldi turut mengapresiasi kunjungan Presiden Prabowo Subianto pada 1 Syawal 1447 H lalu. Kehadiran Presiden yang turun langsung melihat kondisi Aceh Tamiang dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata agar masyarakat terhindar dari penyakit akibat terlalu lama menetap di tenda.
Menurut Said, meski secara fisik berada di Jakarta, hati dan jiwa Presiden Prabowo tetap memikirkan para korban bencana di Sumatera.
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Aceh Tamiang, Ariadi, menyampaikan rasa harunya atas dedikasi tanpa henti dari PP AMPG. Selama bulan Ramadhan, PP AMPG bersama DPD II Golkar tercatat telah menyalurkan 15.000 bingkisan kepada jamaah di 30 masjid se-Aceh Tamiang. Tidak hanya itu, tim relawan juga aktif melakukan aksi bersih-bersih rumah ibadah, sekolah, dan pondok tahfidz sejak awal masa tanggap darurat.
"Di tengah sisa-sisa bencana, senyum dan air mata syukur warga Aceh Tamiang hari ini menjadi penyemangat bagi kami DPD Partai Golkar aceh Tamiang, dan kami berharap AMPG untuk terus mengabdi kepada negeri," tutur Ariadi.