Penyerang Chelsea Ini Hanya Dapat Peringatan Keras Akibat Aksi Dorong Anak Gawang

Pedro Neto, Chelsea, leg pertama babak 16 besar, Liga Champions, Penyerang Chelsea Ini Hanya Dapat Peringatan Keras Akibat Aksi Dorong Anak Gawang

Penyerang Chelsea, Pedro Neto, terhindar dari sanksi disipliner dari UEFA setelah insiden saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di UEFA Champions League (UCL).

Meski tidak dijatuhi hukuman, Pedro Neto menerima peringatan keras atas tindakannya.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (12/3) ketika Chelsea tertinggal pada masa tambahan waktu babak kedua.

Saat itu PSG memimpin 4-2. Dalam situasi tersebut, Neto berusaha mengambil bola untuk melakukan lemparan ke dalam.

Bola masih berada di tangan seorang anak gawang di dekat papan iklan. Neto kemudian mendorong anak gawang tersebut ketika mencoba mengambil bola.

Setelah insiden itu, sejumlah pemain dari kedua tim sempat berkumpul di sisi lapangan.

Situasi kemudian mereda dan pertandingan kembali dilanjutkan.

Chelsea akhirnya kalah 2-5 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Pertandingan leg kedua dijadwalkan berlangsung di London pada Rabu (19/3) dini hari WIB.

UEFA Beri Peringatan kepada Neto

Sebelumnya, UEFA mengumumkan telah membuka proses disipliner terhadap Neto.

Kasus itu berkaitan dengan dugaan perilaku tidak sportif sesuai Regulasi Disipliner UEFA.

Wasit pertandingan, Alejandro Jose Hernandez, sempat berbicara dengan Neto di lapangan.

Ia juga berdiskusi dengan kapten Chelsea Reece James dan kapten PSG Marquinhos sebelum laga kembali dilanjutkan.

Pedro Neto, Chelsea, leg pertama babak 16 besar, Liga Champions, Penyerang Chelsea Ini Hanya Dapat Peringatan Keras Akibat Aksi Dorong Anak Gawang

Penyerang Chelsea, Pedro Neto (kiri), membantu seorang anak gawang setelah mendorongnya pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Chelsea di stadion Parc des Princes di Paris pada 11 Maret 2026.

Meski terjadi kontak fisik dengan anak gawang, Neto tidak menerima kartu dari wasit pada saat kejadian.

UEFA kemudian memutuskan tidak memberikan sanksi tambahan kepada pemain asal Portugal tersebut.

Namun, badan sepak bola Eropa itu tetap memberikan peringatan keras atas perilaku yang terjadi dalam pertandingan tersebut.

Neto Minta Maaf Usai Pertandingan

Setelah laga berakhir, Pedro Neto menjelaskan insiden tersebut kepada media.

Ia menyatakan telah meminta maaf kepada anak gawang yang terlibat dalam kejadian itu.

Kepada TNT Sports, Neto mengatakan dirinya hanya ingin mengambil bola untuk mempercepat permainan.

Menurut pengakuannya, anak gawang masih memegang bola saat ia mencoba mengambilnya. Neto mengaku sempat mendorong sedikit sebelum mengambil bola tersebut.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf secara langsung setelah pertandingan.

Selain itu, Neto memberikan jersi yang dipakainya kepada anak gawang tersebut.

Insiden ini mengingatkan publik pada kejadian lama yang melibatkan mantan pemain Chelsea, Eden Hazard.

Pada 2013, Hazard mendapat kartu merah setelah menendang anak gawang saat Chelsea menghadapi Swansea City.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang