Video Kontroversial Anggota DPRD Gorontalo, BK Minta Maaf ke Publik

Gorontalo, DPRD Gorontalo, anggota Dprd gorontalo, Wahyudin Moridu, BK DPRD Provinsi Gorontalo, Video Kontroversial Anggota DPRD Gorontalo, BK Minta Maaf ke Publik

 Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo meminta maaf kepada masyarakat setelah video yang menunjukkan oknum anggota legislatif, Wahyudin Moridu, beredar luas.

Perilaku yang terekam dalam video viral tersebut mendapat sorotan tajam dari publik karena dinilai tidak mencerminkan nilai-nilai luhur masyarakat Gorontalo.

Permintaan Maaf dan Penegasan dari BK DPRD Gorontalo

Kepala BK DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, dalam pernyataan resminya pada Sabtu (20/9), menyampaikan bahwa video yang menunjukkan perilaku Wahyudin Moridu telah menyakiti hati masyarakat, khususnya di Provinsi Gorontalo. 

“Kekeliruan ini bukanlah niat kami untuk meremehkan atau mengabaikan nilai-nilai luhur yang kita pegang bersama,” ungkap Fikram, dikutip Antara (20/9/2025). 

Fikram menegaskan bahwa tindakan Wahyudin Moridu dalam video tersebut sangat tidak sesuai dengan norma adat istiadat Gorontalo, apalagi bertentangan dengan nilai-nilai agama yang menjadi pedoman hidup masyarakat Gorontalo yang dikenal dengan julukan Serambi Madinah.

“Perbuatan tersebut jelas-jelas melanggar nilai-nilai adat, agama, dan etika yang kami junjung tinggi,” tambah Fikram.

Komitmen BK DPRD Gorontalo untuk Menangani Kasus Ini

Sebagai Badan Kehormatan, Fikram menegaskan komitmen untuk menangani kasus ini dengan penuh rasa tanggung jawab dan transparansi.

"Kami akan memproses dugaan pelanggaran ini sesuai dengan norma dan peraturan yang berlaku, dengan mengedepankan asas keadilan dan penghormatan terhadap hukum, adat, serta nilai-nilai agama yang menjadi landasan hidup masyarakat Gorontalo," jelasnya.

Fikram juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga marwah dan kehormatan daerah Gorontalo, serta menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran untuk memperkuat sinergisitas, moralitas, dan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari, baik sebagai individu maupun institusi publik.

Isi Video yang Memicu Kontroversi

Dalam video yang viral di media sosial, Wahyudin Moridu, yang merupakan anggota DPRD Provinsi Gorontalo dari PDI Perjuangan, tampak sedang mengendarai mobil menuju Bandara Djalaluddin Tantu bersama seorang wanita. 

Dalam percakapannya, Wahyudin mengaku akan menggunakan “uang negara” untuk melakukan perjalanan ke Makassar.

“Kita hari ini menuju Makassar menggunakan uang negara. Kita rampok aja uang negara ini kan. Kita habiskan aja, biar negara ini semakin miskin,” ucap Wahyudin dalam video tersebut.

Wanita yang berada di sampingnya terlihat merekam percakapan tersebut menggunakan ponsel. 

Wahyudin juga menyebutkan bahwa perjalanan tersebut dilakukan bersama “hugel” atau selingkuhannya, yang dalam bahasa Melayu Manado merujuk pada hubungan gelap.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.