Bocah 9 Tahun Tewas di Cilegon Diduga Saat Rumahnya Dirampok, Polisi Ungkap Temuan Mengejutkan
Polisi masih terus mendalami kasus tewasnya seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun berinisial E, saat rumah mewahnya di kawasan Cilegon, Banten, diduga dirampok.
Namun, hingga kini, kepolisian memastikan tidak ada barang berharga yang hilang dari rumah korban. Berdasar hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara, tak ditemukan indikasi kehilangan barang yang mengarah pada dugaan perampokan.
"Kita masih mendalami nih, setelah ini sudah olah TKP tidak ada barang barang yang hilang. Kita masih menunggu, kita cek dulu sama keluarga korban, karena pada saat ditanya nih, kan masih duka," ujar Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Cilegon, Ajun Komisaris Polisi Sigit Dermawan, Rabu, 17 Desember 2025.
Dengan temuan tersebut, kepolisian belum dapat menyimpulkan motif di balik peristiwa yang merenggut nyawa korban.
"Cuman untuk ininya belum ya motifnya belum ya apakah perampokan atau apa masih belum ya, masih kita mendalami," kata dia.
Terpisah, Wakapolres Cilegon Komisaris Polisi Arief Nazaruddin Yusuf menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap pelaku. Proses tersebut melibatkan jajaran Polres Cilegon dan Polda Banten.
"Sedang dan masih proses tahap penyelidikan oleh pihak penyelidik Satreskrim Polres Cilegon bersama Subdit Resmob Ditkrimum Polda Banten," kata Arief.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa tragis mengguncang Kota Cilegon, Banten. Seorang bocah berusia 9 tahun dilaporkan tewas akibat luka tusuk senjata tajam.
Kasus tersebut kini tengah ditangani oleh jajaran Polsek Cilegon Kota. Adapun peristiwa itu terjadi pada Selasa, 16 Desember 2025. Polisi menerima laporan adanya korban penusukan yang dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Bethsaida, Kota Cilegon.
Kapolsek Cilegon Kota, Komisaris Polisi Firman Hamid, menegaskan komitmen kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional dan transparan.
“Kami turut berduka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Saat ini Polsek Cilegon Kota bersama Satreskrim Polres Cilegon telah melakukan langkah-langkah penyelidikan secara intensif. Seluruh informasi dan petunjuk yang ada sedang kami dalami untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian,” ujarnya dikutip Rabu, 17 Desember 2025.