Bocah 6 Tahun di Senen Jakpus Sampai Koma Buntut Dipersekusi Hingga Tersengat Listrik

Bocah korban perundungan (baju merah) di Taman Kramat Pulo, Jakarta Pusat
Bocah korban perundungan (baju merah) di Taman Kramat Pulo, Jakarta Pusat

Kejadiannya disebut terjadi Minggu, 7 Juni 2026. Kasus tersebut kini ditangani kepolisian setelah keluarga korban membuat laporan resmi. Dalam rekaman di media sosial (medsos) Instagram, korban diduga menjadi sasaran perundungan oleh dua orang dan dibawa ke dekat sebuah tiang yang diduga dialiri listrik.

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban kemudian mengalami sengatan listrik hingga menyebabkan kondisi kesehatannya memburuk. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk mendapatkan perawatan intensif.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Polisi Roby Saputra membenarkan bahwa pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Menurutnya, kasus tersebut saat ini ditangani oleh Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Satuan Reserse Pemberantasan Perdagangan Orang (Sat PPA/PPO) Polres Metro Jakarta Pusat.

"Ada LP-nya, penanganan oleh Sat PPA/PPO," kata Roby, dikutip Kamis, 11 Mei 2026.

Nenek korban, Linda Reselin, sebelumnya mengungkapkan, bahwa korban awalnya bermain di taman sekitar pukul 18.30-19.30 WIB. Tak lama kemudian, korban mengalami kejang-kejang dan dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis di RSCM.

"Cucu saya  main di taman sekitar pukul 18.30 hingga pukul 19.30 WIB. Saya dapat kabar bahwa cucu saya kejang-kejang," ujar Linda, dikutip dari akun media sosial @Balewartawanjakpus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Linda mengaku mengetahui dugaan penyebab kejadian tersebut setelah melihat rekaman CCTV yang berada di area taman pada keesokan harinya.

"Saya besoknya ke taman untuk melihat rekaman CCTV yang ada di dalam taman. Ternyata terlihat cucu saya diduga dipersekusi oleh dua orang berinisial LNG dan RVN. Cucu saya diseret dan ditempelkan ke tiang listrik yang akhirnya membuatnya tersetrum," tuturnya.