Chef Ungkap 6 Kesalahan Mengolah Daging Ayam yang Picu Amis dan Penyakit, Apa Saja?

Daging ayam menjadi salah satu bahan pangan yang paling sering diolah di rumah karena mudah didapat dan bisa diolah menjadi beragam hidangan.
Namun, di balik kemudahannya, masih banyak orang yang tanpa sadar melakukan kesalahan saat mengolah daging ayam, mulai dari tahap persiapan hingga proses memasak.
Kesalahan dalam mengolah daging ayam tidak hanya memengaruhi rasa dan tekstur, tetapi juga berisiko terhadap keamanan pangan.
Penanganan yang keliru dapat menyebabkan ayam menjadi amis, alot, atau bahkan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan.
Karena itu, penting untuk mengetahui kesalahan-kesalahan umum dalam mengolah daging ayam agar masakan lebih lezat dan aman dikonsumsi.
Kesalahan dalam mengolah ayam
Teguh Firmanto, chef Hotel Grandhika Semarang mengatakan, kesalahan dalam mengolah ayam sebaiknya dihindari agar rasa hidangan bisa maksimal dan anggota keluarga terjaga kesehatannya.
Berikut ini adalah kesalahan mengolah ayam menurut Chef Teguh:
1. Salah dalam menyimpan ayam dalam freezer
"Kesalahan yang sering dilakukan banyak orang adalah, beberapa ekor ayam fresh dalam plastik dari pasar langsung disimpan dalam freezer box, dengan kondisi ayam bertumpuk," katanya kepada Kompas.com, Rabu (17/12/2025).
Cara yang benar adalah, ayam dibersihkan dahulu lalu dimasukkan ke dalam plastik per ekor, kemudian letakkan di freezer dengan berjajar.
Jika sudah benar-benar membeku, baru daging ayam boleh ditata ditumpuk. Hal ini guna menghindari pembusukan daging ayam terjadi lebih cepat.
2. Salah dalam mencairkan ayam beku
Dua kesalahan yang sering dilakukan masyarakat adalah:
- Merendam ayam di air dingin/meletakkan di bawah air yang mengucur.
- Merendam ayam di air panas.
"Proses kedua sangat berbahaya karena membuat bakteri cepat berkembang," ujar Chef Teguh.
Cara yang benar adalah: tempatkan daging ayam di kulkas dengan suhu 2-5 derajat Celsius semalaman agar ayam mencair perlahan di suhu yang sesuai. Baru keesokan paginya keluarkan dan olah jadi hidangan.
3. Kesalahan dalam pemotongan ayam
Kesalahan yang jamak terjadi adalah memotong daging ayam menggunakan talenan yang sama dengan bahan lain. Hal ini memicu bahaya kontaminasi silang.
Cara yang benar : gunakan talenan khusus atau cuci bersih dulu talenan dengan sabun sebelum digunakan lagi untuk bahan lain.
4. Menyimpan daging ayam bercampur dengan bahan lain
Chef Teguh mengimbau untuk tidak menyimpan daging ayam dan bahan makanan lain dalam rak yang sama.
Cara yang benar : Simpan ayam di kulkas di rak yang paling bawah, untuk menghindari kontaminasi bakteri dari ayam ke bahan yang lain.
5. Meletakkan ayam di suhu ruang
Jangan pernah menyimpan atau meninggalkan daging ayam di suhu ruang dalam waktu yang lama karena bisa memicu perkembangan bakteri.
Cara yang benar : simpan daging ayam di suhu 2-5 derajat Celsius untuk memperlambat pertumbuhan bakteri.
6. Kesalahan dalam proses memasak
Memasak daging ayam dengan suhu yang sangat tinggi dan proses cepat tidak dianjurkan oleh para chef.
Cara yang benar: masaklah ayam dengan suhu sedang dengan waktu yang lebih lama, sehingga ayam dapat matang sampai bagian dalam.
Nah, itulah kesalahan-kesalahan dalam mengolah daging ayam yang bisa mengurangi citarasa dan membahayakan kesehatan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang