Kata-kata Pertama Onad Saat Pertama Kali Muncul ke Publik Usai Ditangkap Terkait Narkoba

Onadio Leonardo alias Onad
Onadio Leonardo alias Onad

"Mohon doanya," kata Oand kepada wartawan saat digiring menuju ruang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polres Metro Jakarta Barat.

Onadio Leonardo (kedua kiri)

kata itu dilontarkan Onad usai awak media bertanya perihal motifnya mengonsumsi narkoba. Usai meminta doa, Onad tak banyak berkomentar, meski ditanyai sejumlah pertanyaan lain oleh awak media.

Adapun Onad nampak mengenakan coach jacket biru dongker saat digiring petugas menuju ruang pemeriksaan kesehatan. Onad memakai celana panjang hitam dan sendal berkelir krem. Wajahnya ditutupi masker dan tertunduk serta tangannya dimasukkan ke dalam jacket.

Ia berjalan dengan tenang, dikawal beberapa anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba). Kepala Unit 3 Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Polisi Hamdan Agus, memastikan kondisi kesehatan Onad baik dan stabil.

"Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatannya, dan alhamdulillah hasilnya dalam keadaan sehat dan stabil,” ujar Hamdan.

Sebelumnya, polisi juga telah melakukan pemeriksaan urine terhadap Onad. Dari hasil pemeriksaan tersebut, Onad dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis amphetamine, methamphetamine, dan THC.

Sementara itu, istrinya, Beby Prisillia turut menjalani pemeriksaan serupa dengan hasil negatif narkotika. Usai pemeriksaan, sang istri telah dipulangkan. Polisi juga telah mencokok seorang berinisial KR yang diduga sebagai pemasok narkoba kepada Onad.

Pelaku KR ditangkap di wilayah Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Dari tangan KR, polisi turut menyita sejumlah barang bukti narkoba jenis ekstasi dan sabu dalam plastik klip.

Sebelumnya diberitakan, polisi mendapati narkoba jenis ganja saat menangkap eks vokalis grup band Killing Me Inside tersebut. Barang haram itu kemudian disita sebagai barang bukti.

Total ada satu batang ganja disita polisi. Selain ganja, polisi menyita juga papir dalam penangkapan. Polisi memambahkan, ada ekstasi yang diduga kuat sudah habis dikonsumsi Onad saat penangkapan. Sehingga, barang bukti ekstasi tidak ditemukan.

Onad ditangkap tidak seorang diri. Dia ditangkap bersama istrinya, Beby Prisillia di Perumahan Trevista Rempoa East di kawasan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, usai konsumsi ekstasi.

Sebelum menciduk Onad dan Beby, polisi lebih dulu meringkus satu orang pria ditangkap di kawasan Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Adapun kabar soal penangkapan Onad terkait narkoba ini pertama kali dibenarkan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ahmad David.