Kronologi Cucu Mpok Nori Ditemukan Tewas di Kontrakan, Suami Siri Ditangkap saat Kabur
Dewhinta Anggary (37), cucu seniman Betawi Mpok Nori, ditemukan meninggal dunia di kamar kontrakannya di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu (21/3/2026).
Korban diduga menjadi korban pembunuhan oleh mantan suami sirinya berinisial FD (49), warga negara asing yang dikenalnya saat bekerja di luar negeri.
Korban diketahui telah menjalin hubungan dan menikah siri dengan terduga pelaku sejak 2019.
Saat ditemukan, korban berada di dalam kamar kontrakan dalam kondisi tidak bernyawa dengan luka pada bagian leher.
Kronologi Cucu Mpok Nori Ditemukan Meninggal
Rekaman CCTV memperlihatkan aktivitas pelaku berinisial RFTJ alias FD (49) sebelum kejadian.
Pada Sabtu (21/3/2026), ia terlihat beberapa kali berada di sekitar kontrakan korban.
“Tersangka sempat bolak-balik mantau pakai motor. Nah, di atas jam dua belas itu dia balik lagi bawa karpet, gagang pacul, sama lakban,” ungkap Dian, dikutip dari , Minggu (22/3/2026).
Rekaman CCTV juga menunjukkan bahwa pelaku datang sekitar pukul 00.03 WIB dengan membawa senjata tajam lalu keluar beberapa menit dari TKP sekitar pukul 00.09 WIB.
Namun, pakaian yang dikenakan pelaku saat keluar dari lokasi terlihat berbeda dibandingkan saat datang.
Sebelumnya, warga sempat melihat adanya cekcok antara korban dan pelaku pada Kamis (19/3/2026) malam.
Korban terakhir berkomunikasi dengan keluarga pada hari yang sama sekitar pukul 21.30 WIB.
“Kami melihatnya posisinya begitu (telentang) dan ada luka sayatan di leher dan gumpalan darah di kasur dan lantai,” kata Dian.
Jenazah korban pertama kali ditemukan setelah ibu korban mendatangi kontrakan pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 03.00 WIB untuk membangunkan korban bekerja.
Pintu yang terkunci dari dalam membuat adik korban masuk melalui jendela. Di dalam, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Korban ditemukan meninggal dunia di lantai dengan kondisi di lantai dan kasur terdapat darah mengering,” ujar Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, dikutip dari , Minggu (22/3/2026).
Pelaku Sudah Ditangkap
Setelah jasad korban ditemukan, aparat kepolisian segera melakukan pengejaran terhadap pelaku.
FD, warga negara asing asal Irak, akhirnya diamankan di ruas tol arah Merak pada Sabtu (21/3/2026).
Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Edi Handoko menjelaskan, penangkapan tersebut bermula dari informasi bahwa FD sempat berada di kawasan Puncak setelah korban ditemukan tewas di kontrakannya di Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu dini hari.
Tim gabungan dari Polsek Cipayung, Polres Metro Jakarta Timur, dan Polda Metro Jaya kemudian melakukan pelacakan ke wilayah Bogor.
Namun, saat dilakukan pengejaran, FD diketahui sudah bergerak menuju Bandara Soekarno-Hatta dan melanjutkan perjalanan melalui jalan tol ke arah Merak hingga akhirnya berhasil ditangkap.
"Diduga tujuannya melarikan diri. Lari ke sana lari ke sini. FD ini statusnya masih WNA. Bahasa Indonesia pun belum lancar," imbuh Edi dikutip dari , Minggu (22/3/2026).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang