Kisah di Balik Bencana Banjir di Aceh, Banyak Pria Terpaksa Pakai Baju Perempuan

Pengungsi Banjir Pria Terpaksa Pakai Baju Perempuan
Pengungsi Banjir Pria Terpaksa Pakai Baju Perempuan

 Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh pada 26 November lalu masih menyisakan cerita. Akibat banjir besar yang melanda, banyak korban kehilangan keluarga, harta benda termasuk pakaian mereka.

Meski menyisakan kisah pait, namun ada cerita yang membuat korban sedikit tersenyum. Salah satunya terkait kekurangan pakaian layak pakai untuk pria. Dalam beberapa video yang viral di media sosial, menunjukkan sejumlah pria terpaksa menggunakan pakaian wanita. Hal ini lantaran keterbatasan sumbangan pakaian untuk laki-laki.

Dari sejumlah video beredar di media sosial, kebanyakan pakaian donasi yang diberikan kepada korban bencana banjir dan tanah longsor di Aceh adalah pakaian perempuan. Beberapa pakaian perempuan seperti daster hingga kerudung pun akhirnya mau tak mau mereka gunakan demi menutupi tubuh mereka meski tidak ideal.

“Alhamdulillah bantuan sudah kami terima. Tapi kebanyakan nih jilbab sama daster. Terpaksa kami pakai karena tidak ada baju,” kata sejumlah pria dikutip dari akun TikTok @kulijalanan, Kamis 11 Desember 2025.

Meski begitu, laki-laki tersebut tetap bersykur dan mengucapkan rasa terima kasih kepada masyarakat yang masih peduli untuk menyumbangkan baju kepada korban banjir di Aceh.

“Terima kasih kepada saudaraku yang sudah membantu kami di Aceh,” kata mereka.

Sontak saja video tersebut menuai banyak komentar pengguna media sosial. Tak sedikit dari mereka menyadari bahwa donatur lebih banyak teringat dengan wanita dan anak-anak yang menjadi korban banjir di Sumatera. 

“Tapi bener loh, kita ngebantu ingatnya ibu, anak. Gak ingat bapak-bapaknya,” komentar netizen.

“Indo emang disituasi darurat pun ada aja yang bikin ketawa,” komentar lainnya.

“Bukan kami gamau ngasi baju laki-laki pak, tapi baju kami aja cuma 7 pasang ga pernah ganti-ganti. Tapi kalo baju istri udah satu lemari lebih pak, ya terpaksa baju istri didonasikan dulu setengah,” kata lainnya dengan tawa.

“Baju kami dipake sampai titik kain penghabisan bang, tak layak disumbang. Beda sama yang sebelah, buka lemari teriaknya ‘pake baju yang mana yaaku ga ada baju,” komentar lainnya. 

Video TikTok: https://www.tiktok.com/@aneukagamsaboh445/vid...