Sambil Menangis, Korban Bencana Banjir Aceh Tamiang: Bantulah Kami Dek!

Pria korban banjir Aceh menangis minta tolong ke relawan
Pria korban banjir Aceh menangis minta tolong ke relawan

Hingga pekan ketiga pasca bencana banjir bandang yang melanda Aceh, ternyata masih banyak korban yang belum merasakan bantuan. Salah satunya dirasakan di daerah teriisolir seperti Aceh Tamiang.

Dalam sebuah video yang dibagikan di media sosial Thread oleh akun @guardian_b0y, seorang pria berusia lanjut yang tak diketahui namanya nampak menangis menceritakan bagaimaan nasibnya selama beberapa hari kebelakang. Dirinya menyebut bahwa jika tidak ada bantuan dari relawan dia dan keluarganya tak bisa makan.

”Kalau kami tidak dibantu dari relawan, kami nggak makan dek nggak makan jujur,” kata dia bercerita dikutip Jumat 19 Desember 2025.

Dia mengaku akibat banjir bandang lalu berdampak pada perekonomiannya. Banjir bandang telah menyapu habis seluruh perkebunananya dan rumahnya. Akibatnya keuangannya pun terganggu, dia mengaku bingung dengan masa depan anak-anaknya.  

”Desa saya hancur, mau bilang apa Tuhan berkata begini, ya udah kami terima. Saya juga harta habis, kebun saya habis, nggak ada lagi untuk ke depannya untuk membayar sekolah anak  dan kita nggak sanggup itu,” kata dia.

Dalam video itu, pria tersebut juga menunjukkan penampakan desanya yang tersapu banjir bandang yang terjadi pada 26 November lalu. Lumpur tebal masih terlihat di seluruh area pemukiman warga. Bahkan disebutnya, rumah hingga tempat ibadah mereka pun ikut rusak akibat banjir tersebut.

Sambil menangis, pria tersebut memohon pertolongan kepada relawan yang datang mengunjungi desanya. Dia pun tak meminta banyak, saat ini yang dibutuhkannya relawan bisa memberikan bantuan makanan kepada warga terdampak banjir di desanya.

”Kami mohon dari relawan adik-adik ini bantulah kami dek, bantu kami semampu adik. Kami tidak mengharapkan lebih yang bisa kami dapat makan, alhamdulillah. Ini sudah desa kami hilang, tidak ada lagi kebun-kebun kami habis, rumah ibadah kami tidak ada,” kata dia.

Video yang diunggah pada Rabu 17 Desember lalu itu langsung mendapat ribuan komentar dari pengguna media sosial. Tak sedikit dari mereka ikut merasakan kepilua seperti yang dialami pria tersebut.

”Ya Allah.. Yang sabar ya pak, insyaAllah uluran tangan dari tmn2 relawan dan donasi pasti kami mampukan utk sdr/i kami disana.. doakan kami utk mmbuka akses bantuan lebih banyak lagi ya pak,” komentar netizen.

”Sakit banget liatnya ya Allah semoga Allah SWT gantikan dengan yang lebih baik ya pak,” kata lainnya.

”Ngadu sama Allah pak biar yg dzolim dapet hukuman yg setimpal di dunia & akhirat nanti. Hasbunallah wanikmal wakil,” ujar netizen lain.