‘Tertampar’ Keras! Pernyataan Anak Korban Bencana Aceh Ini Bikin Banyak Orang Introspeksi

Banjir merendam salah satu desa di Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat
Banjir merendam salah satu desa di Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat

 Tiga pekan sudah bencana banjir bandang melanda Aceh. Selama tiga pekan ini juga banyak cerita yang terekam di media sosial terkait korban bencana banjir di Aceh.

Salah satu yang menarik perhatian adalah ketika seorang relawan dari lembaga amil zakat daerah Nusa Tenggara Barat. Lembaga filantropi Islam resmi di NTB yang menghimpun dana zakat, infak dan sedekah ini sempat mengunggah video seorang bocah laki-laki korban bencana banjir.

Dalam video yang diunggah di akun Instagram resmi mereka, ucapan bocah laki-laki itu seolah menjadi tamparan berat bagi masyarakat luas. Dengan tersenyum, bocah laki-laki itu menyebut bahwa bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Aceh pada 26 November lalu bukanlah musibah.

Dia menyebut bahwa apa yang terjadi itu adalah bala atau ujian, cobaan dari Tuhan. Bala ini terjadi kata dia lantaran Allah marah dengan tindakan yang dilakukan manusia di bumi-Nya.

”Ini bukan musibah, tapi ini bala. Gara-gara Allah tuh benci dengan kita yang buat dosa gitu,” kata dia dikutip dari akun Instagram @laz_dasi_ntb, Jumat 19 Desember 2025.

Bocah laki-laki itu kemudian mengutarakan pemahamannya terkait hal yang bisa dilakukan agar musibah ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Dia menyebut bahwa penting bagi umat manusia untuk beribadah dan bertaubat agar Allah SWT bisa mengampuni dosa-dosa yang telah diperbuat.

Tak hanya itu saja, penting kata dia untuk berdoa kepada Sang Pemilik alam semesta ini agar musibah seperti ini tak lagi terulang di kemudian hari. Bahkan dalam keadaan ini, dia mengaku masih bersyukur bahwa keluarganya bisa selamat dari hantaman banjir bandang yang terjadi akhir November lalu.

”Terus apa yang harus kita buat supaya ini tidak terjadi lagi?,” tanya perekam video itu.

”Beribadah kepada Allah, bertaubat, biar Allah mengampuni dosa kita. Berdoa jangan sampai dikasih musibah lagi dan kita bersyukur keluarga kita bisa selamat,” kata dia.

Pernyataan bocah laki-laki tersebut langsung mendapat ratusan komentar dari pengguna media sosial. Mereka mengaku merasa ’tertampar’ dengan kalimat yang disampaikannya.

”MasyaAllah muhasabah diri,” komentar netizen.

”MasyaAllah setelah semua sebab dicari jangan lupa muhasabah. Hakikatnya musibah pasti karena ulah tangan kita sendiri, semoga taufik dan hidayah Allah untuk kita semua,” kata lainnya.

”dia lebih ngerti karena tau artinya ikhlas,” komentar lainnya.