Banjir Surut? Lakukan Tips Pencegahan Penyakit Ini agar Tetap Sehat

Bencana banjir yang kerap melanda berbagai daerah saat musim hujan memiliki dampak besar terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat.
Dampak banjir tidak hanya merusak infrastruktur seperti jalan penghubung dan jembatan, tetapi juga mengganggu mobilitas harian serta merusak rumah warga.
Lingkungan yang kotor akibat banjir menjadi sumber munculnya berbagai penyakit. Genangan air kotor yang masuk ke permukiman dapat meningkatkan risiko penyakit kulit, diare, hingga leptospirosis.
Kemenkes mengingatkan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan agar tidak terpapar penyakit pasca banjir.
"Genangan air banjir mengandung banyak bakteri dan kuman yang dapat memicu penyakit. Karena itu, masyarakat perlu melakukan langkah-langkah pencegahan,” tulis Kemenkes dalam laman resminya.
Tips Mencegah Penyakit Pasca Banjir
Untuk meminimalkan risiko penyakit pasca banjir, Kemenkes dan sejumlah pemerintah daerah membagikan beberapa langkah pencegahan yang perlu dilakukan masyarakat. Berikut tips mencegah penyakit pasca banjir:
1. Cuci kaki dan tangan dengan air bersih dan sabun
Bagian tubuh yang terkena genangan banjir sebaiknya segera dicuci menggunakan sabun agar kuman penyebab gatal-gatal dan infeksi dapat mati.
2. Hindari kontak lama dengan air banjir
Usahakan untuk tidak membiarkan kulit terendam banjir dalam waktu lama, terutama bila terdapat luka terbuka. Luka yang terpapar air banjir berisiko mengalami infeksi.
3. Gunakan pelindung diri
Bagi warga terdampak banjir, disarankan menggunakan perlindungan seperti sepatu dengan sol tebal dan sarung tangan untuk mengurangi kontak langsung dengan air kotor.
4. Jangan biarkan anak bermain di air banjir
Air banjir bukanlah air bersih dan mengandung berbagai patogen berbahaya. Karena itu, anak-anak tidak boleh bermain di genangan air banjir.
5. Gunakan obat antiseptik ketika merasa gatal
Jika muncul rasa gatal atau iritasi, gunakan obat antiseptik untuk mencegah infeksi lebih lanjut.
Kemenkes menegaskan bahwa dengan menerapkan tips mencegah penyakit pasca banjir, masyarakat dapat meminimalkan potensi terjangkit penyakit sehingga aktivitas harian tetap berjalan normal.
“Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat bila mengalami gejala penyakit akibat banjir agar bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin,” tulis Kemenkes.
Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Kembali Beraktivitas
Selain pencegahan penyakit, ada beberapa hal lain yang harus diperhatikan masyarakat setelah banjir surut, terutama terkait keamanan dan kesehatan keluarga.
1. Waspadai instalasi listrik
Pastikan instalasi listrik aman sebelum digunakan kembali. Air banjir bisa menyebabkan korsleting dan meningkatkan risiko tersengat listrik.
2. Hindari air banjir yang tersisa
Air banjir berpotensi mengandung bahan kimia berbahaya serta meningkatkan risiko kesetrum apabila bercampur dengan instalasi listrik.
3. Bersihkan rumah dan lingkungan
sisa kotoran pasca banjir harus dibersihkan untuk mencegah penyakit menular, terutama yang berasal dari bakteri, jamur, atau kotoran hewan.
4. Cuci tangan dengan sabun setelah terkena air banjir
Kebersihan tangan merupakan langkah penting untuk mencegah diare, infeksi kulit, dan penyakit lainnya.
Dengan memperhatikan langkah-langkah tersebut, diharapkan masyarakat yang terdampak bencana banjir dapat kembali beraktivitas secara normal tanpa risiko terpapar penyakit maupun bahaya listrik.
Kemenkes kembali mengingatkan, apabila ada anggota keluarga atau tetangga yang mengalami sakit atau luka akibat banjir, segera bawa ke fasilitas kesehatan atau pos kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang