Dua Korban Longsor Cibeunying Kembali Ditemukan, Tim SAR Masih Bekerja Mencari Keberadaan Fani, Fatin, dan Aca

longsor Cibeunying, Korban longsor cibeunying, korban longsor cibeunying cilacap, longsor cibeunying cilacap, longsor cibeunying majenang, Dua Korban Longsor Cibeunying Kembali Ditemukan, Tim SAR Masih Bekerja Mencari Keberadaan Fani, Fatin, dan Aca

Dua warga Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, ditemukan meninggal dunia pada Rabu (19/11/2025) dalam operasi pencarian korban longsor.

Proses evakuasi dilakukan tim gabungan yang sejak pagi menyisir area terdampak longsor setelah laporan adanya korban tertimbun.

Korban pertama yang ditemukan adalah Nina Puspita (43), warga Dusun Tarukahan, pada pukul 11.03 WIB.

Tak lama kemudian, sekitar pukul 12.22 WIB, tim kembali menemukan satu korban bernama Januar Kian Abdulah (15), yang juga berasal dari Dusun Tarukahan.

Penemuan dua jenazah ini membuat pencarian kini tinggal menyisakan tiga korban lagi yang belum ditemukan.

Pencarian dilanjutkan secara intensif karena cuaca dan kondisi lapangan masih berubah-ubah.

Sisa Tiga Korban yang Masih Dicari

Dengan temuan ini, pencarian korban longsor masih menyisakan tiga korban atas nama Fani, Fatin, dan Aca.

"Korban yang masih kami cari masih ada tiga. Dua warga Dusun Tarukahan atas nama Fani dan Fatin, serta satu warga Dusun Cibuyut atas nama Aca," kata Kalakhar BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, Rabu (19/11/2025).

Tim SAR menyatakan masih bekerja maksimal untuk menemukan ketiganya.

"Semoga hari ini bisa ditemukan. Saat ini tim sedang berupaya optimal," ungkap Bergas.

Operasi Pencarian Melibatkan Ratusan Personel

Memasuki hari ketujuh pencarian, total 823 personel gabungan diterjunkan untuk mempercepat proses evakuasi.

Di lapangan, terdapat 20 excavator, 17 alkon, dan sembilan K9 Polri yang digunakan untuk menyisir material longsoran dan memperluas area pencarian.

Selain itu, BPBD juga memperbarui data pengungsian yang tersebar di beberapa titik.

"Untuk update data pengungsi, per hari ini ada sekira 1.069 orang yang mengungsi. Mereka tersebar di beberapa titik," ujarnya.

Ia juga merinci sebaran titik dan jumlah pengungsi yang ditampung di setiap lokasi.

"Seperti 51 orang di Balai Desa Cibeunying, 77 orang di MTs SS Cibeunying, 45 orang di Masjid Wanasari, 24 di Koperasi Desa Merah Putih, dan lainnya di rumah saudara atau tetangga yang jauh dari zona merah," jelas Bergas.

Pemkab Cilacap Siapkan Lahan Relokasi Warga

Terpisah, Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman memastikan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan relokasi untuk warga yang rumahnya terdampak longsor.

“Tanah sudah siap, luas lahannya ada sekira 3,9 hektare yang merupakan aset Pemkab Cilacap," jelasnya.

Dia menyebut seluruh kebutuhan untuk relokasi sedang disiapkan dan proses administrasi akan dipercepat.

Pemerintah daerah juga mengusulkan percepatan pembangunan hunian.

“Lokasinya di dekat Desa Cibeunying, yakni di Desa Jenang, hanya dua kilometer dari wilayah ini," tambahnya.

Terkait warga yang akan direlokasi dan menerima hunian, ia menyebut bahwa data calon penerima sudah dihimpun.

“Sudah ada sekira 296 kepala keluarga (KK). Lahan yang kami sediakan itu bisa menampung hingga 300 rumah atau kepala keluarga (KK)," ujar Bupati.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul "BREAKING NEWS, 2 Korban Longsor Majenang Cilacap Ditemukan, Nina dan Januar Warga Tarukahan".

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.