Kecelakaan Tol Batang–Semarang Makan Korban Tewas, Muatan Besi Truk Jatuh Timpa Dua Mobil

Kecelakaan Tol Batang–Semarang Makan Korban Tewas, Muatan Besi Truk Jatuh Timpa Dua Mobil, Kronologi Kecelakaan Tol Batang–Semarang, Identitas Korban Jiwa dan Luka-Luka, Evakuasi Terkendala Bobot Besi, Sopir Truk Trailer Diamankan, Arus Lalu Lintas dan Imbauan Polisi

Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di KM 354+200 ruas Tol Batang–Semarang, wilayah Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Minggu (4/1/2026) siang.

Insiden ini melibatkan sebuah truk trailer bermuatan besi bernomor polisi L 8524 UN, minibus Toyota Voxy bernopol B 2826 TYL, dan sedan Mercedes Benz bernopol B 212 DHM.

Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta lima lainnya mengalami luka berat dan ringan.

Aparat kepolisian langsung melakukan evakuasi, pengamanan lokasi, serta penyelidikan awal di tempat kejadian perkara.

Saat dikonfirmasi pasca kejadian, Kepala Kepolisian Resor Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana mengatakan, petugas bekerja di lapangan untuk menangani dampak kecelakaan tersebut.

"Ya, kami masih melakukan proses evakuasi dan pengamanan di lokasi. Kecelakaan ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia," katanya, Minggu siang, seperti dilansir dari Antara. 

Kronologi Kecelakaan Tol Batang–Semarang

Dilansir dari Tribun Banyumas, kecelakaan melibatkan truk trailer yang mengangkut besi, sebuah mobil minibus berpenumpang lima orang, serta satu unit sedan dengan satu pengemudi. 

Diduga kuat, muatan besi dari truk trailer tersebut terlepas dan jatuh ke badan jalan tol.

Kasatlantas Polres Batang AKP Eka Hendra mengatakan, kecelakaan di tol ini terjadi sekitar pukul 10.22 WIB.

"Truk trailer mengalami kerusakan pada setang kemudi sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraan."

"Kendaraan kemudian oleng ke kanan dan menabrak dua mobil yang berjalan searah," ungkap Eka, Minggu.

Truk trailer itu, kata Eka, menghantam sisi kiri Toyota Voxy dan Mercedes-Benz yang melintas berurutan di jalur dua.

Benturan keras itu membuat truk akhirnya menabrak median jalan dan berhenti.

Namun, besi yang menjadi muatan truk terlepas dan menimpa dua mobil tersebut.

AKP Eka Hendra Ardiansyah menjelaskan, besi bermuatan besar itu menimpa dua kendaraan yang melaju di belakangnya.

"Dua kendaraan mengalami kerusakan cukup berat karena tertimpa besi muatan trailer. Untuk kronologi lengkapnya masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Benturan keras menyebabkan bodi minibus ringsek parah, sementara sedan juga mengalami kerusakan signifikan meski pengemudinya selamat.

Identitas Korban Jiwa dan Luka-Luka

Berdasarkan data kepolisian, satu penumpang minibus dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka berat. Korban meninggal diketahui bernama Den Imam Dwi Prasetya (49), karyawan BUMN asal Tangerang.

"Korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara akibat cedera kepala,” jelas AKP Eka, Minggu.

Selain korban meninggal, dua penumpang minibus yaitu mengalami luka berat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Tiga korban lainnya dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan medis. Salah satu korban luka diketahui merupakan anak berusia tujuh tahun.

Pengemudi sedan, Saipullah (64), dilaporkan selamat meski kendaraannya rusak parah.

Ia mengalami memar pada kaki kiri. Sementara pengemudi minibus, H Parimin (67), hanya mengalami luka lecet.

Evakuasi Terkendala Bobot Besi

Proses evakuasi berlangsung lama akibat beratnya muatan besi yang menimpa kendaraan. Sejumlah personel kepolisian, petugas pengelola jalan tol, serta tim evakuasi dikerahkan ke lokasi untuk memindahkan besi bermuatan puluhan ton tersebut.

Evakuasi korban yang terjadi sekitar pukul 10.22 WIB itu menyita waktu hingga tujuh jam.

Hingga pukul 15.45 WIB, sebagian korban masih terjepit bodi kendaraan dan menunggu alat berat untuk mengangkat serta memotong besi.

Total evakuasi baru dinyatakan selesai sekitar pukul 17.30 WIB.

"Alhamdulillah, seluruh korban akhirnya bisa kita evakuasi," kata Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Kombes Pol M Pratama Adhyasastra.

"Untuk sementara ada enam korban yang kami evakuasi. Satu meninggal dunia, dua luka berat, dan selebihnya luka ringan," ungkapnya.

Seluruh korban selamat dievakuasi ke RSUD Kabupaten Batang dan RS QIM Batang.

Sopir Truk Trailer Diamankan

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah Kombes Pol M Pratama Adhyasastra mengatakan, polisi telah mengamankan sopir truk trailer untuk dimintai keterangan.

“Sopir sudah kami amankan. Salah satu pengakuan awal menyebutkan, setir tidak berfungsi."

"Namun, ini masih akan kami dalami," katanya.

Pemeriksaan teknis kendaraan serta keterangan saksi akan menjadi bagian penting untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

Arus Lalu Lintas dan Imbauan Polisi

Kecelakaan ini sempat menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di ruas Tol Batang–Semarang karena sebagian lajur digunakan untuk proses evakuasi dan pembersihan jalan.

Antrean kendaraan sempat mengular hingga tiga kilometer dari kedua arah.

"Tadi, (antrean kendaraan) paling panjang sekitar tiga kilometer," kata Pratama.

Hingga Minggu sore, petugas masih melakukan pendataan korban serta penyelidikan lanjutan terkait penyebab terlepasnya muatan besi.

Polisi mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar lebih memperhatikan aspek keselamatan muatan.

Pengemudi kendaraan angkutan diingatkan agar memastikan muatan terikat dengan baik dan sesuai standar keselamatan.

Hal ini penting untuk mencegah kecelakaan yang dapat membahayakan pengguna jalan lain.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang