Puluhan Orang Masih Terjebak Longsor Cilacap, Tim SAR Bekerja Tanpa Jeda
Puluhan orang masih terjebak dalam bencana tanah longsor yang terjadi di Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (13/11) malam.
BNPB mengkonfirmasi data sementara total ada 49 orang warga korban terdampak bencana itu. Di antaranya, dua orang dievakuasi dengan kondisi meninggal dunia, tiga orang luka-luka.
Adapun 23 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sedangkan 21 orang dinyatakan masih hilang terjebak longsor. Pagi ini satu unit alat berat bantuan dikerahkan untuk mempercepat proses SAR.
Tim petugas SAR gabungan hingga kini masih melakukan pencarian korban nyaris tanpa waktu jeda sejak laporan diterima semalam sekita pukul 20.00 WIB.
"Pencarian tetap dilakukan secara maksimal karena masih dalam masa golden time," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, di Jakarta, Jumat (14/11).
Abdul menambahkan laporan petugas di lapangan, longsoran tanah ratusan meter itu seketika merusak 12 rumah warga wilayah Dusun Cibaduyut, Cibeunying dan Tarukahan.
BNPB mengimbau seluruh tim SAR dan masyarakat di sekitar lokasi untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan seiring hujan dengan intensitas ringan - sedang masih berpotensi terjadi merata di Kecamatan Majenang hingga Minggu (16/11).
“Kami terus memantau perkembangan cuaca dan meminta masyarakat untuk menghindari area yang berpotensi longsor. Keselamatan menjadi prioritas utama,” tandas pejabat BNPB itu. (*)