Setelah Bilqis Ditemukan, Keluarga Kenzie di Jambi Kembali Gantungkan Harapan

kenzie anak hilang, kenzie anak hilang dua tahun lalu, Kenzie Alfarezi, Kenzie hilang di Bungo, Setelah Bilqis Ditemukan, Keluarga Kenzie di Jambi Kembali Gantungkan Harapan

Sudah tiga tahun berlalu sejak Kenzie Alfarezi dilaporkan hilang pada 1 September 2022. Namun hingga kini, keberadaan bocah laki-laki itu masih misterius.

Kedua orangtuanya, Azwani dan Firda, terus berpegang pada harapan yang tak pernah padam. Mereka tetap berupaya mencari petunjuk sekecil apa pun tentang putra sulung mereka yang menghilang di usia tiga tahun.

Kasus penculikan Bilqis, balita empat tahun asal Makassar yang berhasil ditemukan di Jambi, membangkitkan kembali asa keluarga Kenzie. Firda berharap peristiwa yang kini ramai diperbincangkan publik itu bisa menjadi titik terang bagi pencarian anaknya.

“Kan lagi viral penculikan Bilqis, Pak, dan lokasi ditemukannya juga di Merangin tidak jauh dari tempat kami. Semoga juga bisa dicari anak kami,” ujar Firda kepada Kompas.com lewat sambungan telepon, Rabu (12/11/2025).

Firda mengaku sudah bingung harus mencari ke mana lagi. Ia berharap media dapat membantu menyebarkan kembali informasi tentang anaknya yang hilang.

“Pak Media, tolong bantu diviralkan, sekarang kalau tidak viral, kan tidak terungkap,” katanya lirih.

Kronologi Hilangnya Kenzie

Kenangan akan Kenzie masih begitu jelas di ingatan Firda. Ia bercerita, pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Kenzie sedang bermain di halaman rumah mereka di Pasar Danau, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi. Saat itu, Firda tengah berjualan di warung depan rumah—jaraknya hanya sekitar lima meter.

“Cuman lengah sebentar saja waktu itu, terus langsung hilang,” kenang Firda.

Seorang saksi sempat melihat Kenzie dibawa seseorang yang mengendarai sepeda motor. Namun karena mengira orang tersebut adalah keluarga, saksi tidak mencurigai hal itu.

Sejak hari itu, hidup Firda berubah. Ia kehilangan semangat dan merasa dunia tak lagi sama.

“Rasanya itu hampa, dunia ini rasanya tidak sama lagi. Setelah kejadian, kami trauma (terbayang kenangan Kenzie), pindah perumahan kerja suami, karena banyak kenangan di situ kan,” tuturnya.

Polisi Bentuk Tim Gabungan

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono mengatakan pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menindaklanjuti pencarian Kenzie.

“Kami hari ini membentuk tim khusus gabungan dengan melibatkan Polres Merangin, Sarolangun, dan Tebo, dan dimulai hari ini,” kata Natalena melalui pesan singkat.

Ia menambahkan, penyelidikan dilakukan secara intensif dengan melibatkan empat satuan wilayah kepolisian, yakni Polres Bungo, Polres Tebo, Polres Merangin, dan Sarolangun.

“Kami sedang melakukan penyelidikan dengan membentuk tim khusus gabungan dan dimulai hari ini,” ujarnya.

Harapan yang Tak Pernah Padam

Tiga tahun sudah Firda dan Azwani menunggu keajaiban datang. Mereka belum berhenti berdoa agar Kenzie dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Setiap hari, keduanya berusaha mencari informasi yang bisa menuntun pada jejak anaknya. Penemuan Bilqis di Jambi menumbuhkan kembali secercah harapan dalam hati mereka.

“Kan lagi viral penculikan Bilqis, Pak. Dan lokasi ditemukannya juga di Merangin, tidak jauh dari tempat kami. Semoga juga bisa dicari anak kami,” ucap Firda penuh harap.

Kini, keluarga Kenzie hanya bisa berharap kerja keras tim kepolisian dan dukungan masyarakat dapat membawa sang anak pulang, menutup penantian panjang selama tiga tahun tanpa kabar.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.