Korban Longsor Cibeunying Cilacap Mulai Teridentifikasi, TIm DVI Ungkap Kendala Utama

Polda Jateng, bencana tanah longsor, longsor Cibeunying, longsor cibeunying majenang, longsor cibeunying rusak area pemakaman, Korban Longsor Cibeunying Cilacap Mulai Teridentifikasi, TIm DVI Ungkap Kendala Utama, TIm DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi , 12 Korban Belum Ditemukan, Tim Sisir Empat Titik, Empat Warga Masih Dirawat, Puluhan Lain Mengungsi, 600 Personel Gabungan Dikerahkan di Hari Keempat Pencarian

Korban tewas dari bencana longsor yang melanda Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, mulai diidentifikasi.

Proses identifikasi dilakukan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokes Polda Jawa Tengah sejak Sabtu (15/11/2025) malam.

Sampai saat ini, delapan dari 11 korban berhasil diidentifikasi, sementara tiga lainnya masih menunggu pencocokan data lebih lanjut.

Polda Jateng juga terus melakukan pencarian 12 korban lain yang belum ditemukan melalui penyisiran intensif di sektor terdampak longsor.

TIm DVI Ungkap Kendala Proses Identifikasi 

Tim DVI Biddokes Polda Jawa Tengah telah mengidentifikasi delapan dari 11 korban meninggal yang ditemukan di Tarukahan dan Cibuyut.

Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan identifikasi dilakukan berdasarkan kecocokan data gigi atau Odontogram, ciri-ciri khusus korban, properti yang masih melekat, serta konfirmasi keluarga selamat.

Menurut dia, kondisi sebagian jenazah yang tidak utuh akibat tekanan material longsor menjadi kendala utama.

"Sebaliknya, kendala dalam proses identifikasi korban karena kondisi korban sudah tidak utuh lagi akibat tekanan material longsor," jelasnya.

Artanto memastikan tim DVI tetap siaga hingga seluruh proses identifikasi selesai.

"Tim DVI dokkes Polda Jateng masih disiagakan sampai dengan operasi selesai," imbuh Artanto.

12 Korban Belum Ditemukan, Tim Sisir Empat Titik

Berdasarkan data Polda Jateng, total korban meninggal mencapai 11 orang dan korban yang belum ditemukan sebanyak 12 orang.

Untuk mempercepat pencarian, kepolisian menerjunkan anjing pelacak K9 di empat titik utama yang mengarah ke sektor B1 dan B2, lokasi yang diduga menjadi konsentrasi korban setelah terseret longsoran besar.

Selain itu, penyisiran juga dilakukan hingga bantaran sungai yang sebelumnya merupakan permukiman warga.

Dari titik yang ditandai K9, petugas kemudian melakukan penggalian manual dengan alat bantu ringan.

"Hasilnya, satu per satu jenazah berhasil dievakuasi," paparnya.

Artanto menambahkan, kepolisian juga membantu pemulihan psikologis warga terdampak.

Ia menyebut satgas trauma healing dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Jateng dan Polresta Cilacap diturunkan untuk mendampingi para penyintas, terutama anak-anak.

“Upaya trauma healing ini penting agar masyarakat bisa kembali bangkit dan menjalankan aktivitas seperti biasa. Pendampingan dilakukan melalui berbagai kegiatan, termasuk konseling, permainan edukatif, hingga terapi kelompok,” paparnya.

Empat Warga Masih Dirawat, Puluhan Lain Mengungsi

Empat warga Cibeunying masih menjalani perawatan di RSUD Majenang akibat luka benturan dan patah tulang setelah tertimpa bangunan rumah pada longsor Kamis (13/11/2025) malam.

Puluhan warga lainnya tetap mengungsi di beberapa titik aman.

Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman mengatakan pemerintah telah membangun posko pengungsian.

"Kami telah membangun posko pengungsian dan kami pastikan kebutuhan logistik mereka terpenuhi, aman," kata Syamsul dikutip dari Breaking News Kompas TV, Minggu (16/11/2025) pagi.

Posko itu berada di balai desa, namun sebagian warga memilih mengungsi di rumah kerabat.

Selain itu, Kementerian Sosial membangun dapur umum yang menyiapkan makanan bagi pengungsi dan relawan.

600 Personel Gabungan Dikerahkan di Hari Keempat Pencarian

Pencarian hari keempat dimulai pukul 06.00 WIB dengan cuaca cerah di lokasi.

Bupati Syamsul mengatakan pencarian dilakukan hingga malam hari jika kondisi memungkinkan.

BMKG turut membantu melalui modifikasi cuaca agar operasi berjalan maksimal.

Sebelumnya, Kepala Kantor SAR Cilacap Muhammad Abdullah menyatakan pencarian difokuskan ke empat titik di dua sektor.

"Untuk skema pencairan hari keempat ini, kami persempit, yang awalnya dua sektor lima worksite, kini menjadi dua sektor empat worksite karena sektor A3 sudah tidak ada korban," kata Abdullah, Minggu.

Ia menjelaskan upaya pencarian melibatkan 600 personel, 21 ekskavator, 17 unit alkon, dan sembilan anjing pelacak.

"Assessment awal menyatakan, tidak ada pergeseran di titik-titik yang sudah kami tentukan. Dan kalaupun ada pergeseran, 1-2 meter masih terkendali," kata Abdullah.

Artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com dengan judul "4 Korban Longsor Cibeunying Cilacap Dirawat di RS, Puluhan Warga Lain Mengungsi" dan "Kondisi Sudah Tidak Utuh, Tim DVI Kesulitan Identifikasi 3 korban Longsor Majenang Cilacap". 

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.