Bursa Asia Menguat Usai Wall Street Reli, Harapan Shutdown AS Berakhir Buat Investor Optimistis

Ilustrasi Indeks Wall Street.
Ilustrasi Indeks Wall Street.

Saham Nvidia melonjak 5,8 persen sekaligus memimpin kenaikan di jajaran indek S&P 500 pada penutupan Senin, 10 November 2025. Saham teknologi lainnya ikut kinclong, termasuk induk perusahaan Google, Alphabet, melesat 4 persen hingga Microsoft melonjak 1,9 persen yang mengakhiri penurunan selama delapan hari.

Shutdown AS memasuki hari ke-40 sejak diberlakukan sejak 1 Oktober 2025. Dikutip Aljazeera, penutupan pemerintahan ini memecahkan rekor sebagai terpanjang dalam sejarah AS. 

Dikutip dari CNBC Internasional pada Selasa, 11 November 2025, indeks acuan Jepang, Nikkei 225, menguat 0,91 persen. Indeks Topix melambung 0,52 persen.

Di Korea Selatan, indeks Kospi melesat 1,94 persen atau memperpanjang tren naik dua hari berturut-turut setelah memimpin reli pemulihan AI di seluruh kawasan pada sesi sebelumnya. Indeks Kosdaq yang terdiri dari saham-saham berkapitalisasi kecil meningkat 1,38 persen.

Indeks S&P/ASX 200 Australia melonjak 0,25 persen. Kontrak Berjangka Indeks Hang Seng Hong Kong naik dari 26.649,06 menjadi 26.643.

Wall Street juga menunjukkan kinerja positif pada penutupan perdagangan semalam. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat  381,53 poin atau 0,81 persen ke level 47.368,63.  

Indeks S&P 500 mencatat penguatan sebesar 1,54 persen menjadi 6.832,43. Nasdaq Composite melambubg 2,27 persen ke posisi 23.527,17.