Kapan Harus Ganti Plester Luka? Ini Tandanya Menurut Dokter

plester luka, cara merawat luka, kapan harus ganti plester luka, kapan harus ganti plester, plester luka operasi, mengganti plester luka, cara mengganti plester luka, berapa lama mengganti plester luka, kapan ganti plester luka, cara ganti plester luka, Kapan Harus Ganti Plester Luka? Ini Tandanya Menurut Dokter

Sebelum mengganti plester luka, ada beberapa hal yang harus diketahui. Sebab, beda jenis luka, beda pula penanganannya.  

“Itu tergantung pada tipe lukanya, apalagi luka operasi ya,” ujar dr. Heri Setyanto, Sp.B., FINACS., dalam acara Kampanye Edukasi #BedaLukaBedaPlester Leukoplast Red First Aid di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2025).

Menurutnya, setiap luka memiliki karakteristik yang berbeda. Ada luka yang cepat kering dan bersih, tapi ada juga yang cenderung lembap dan menghasilkan cairan dari dalam. Oleh sebab itu, waktu mengganti plester tidak bisa disamakan untuk semua kondisi.

Kapan harus ganti plester luka? Ini tandanya

Perhatikan kondisi plester

plester luka, cara merawat luka, kapan harus ganti plester luka, kapan harus ganti plester, plester luka operasi, mengganti plester luka, cara mengganti plester luka, berapa lama mengganti plester luka, kapan ganti plester luka, cara ganti plester luka, Kapan Harus Ganti Plester Luka? Ini Tandanya Menurut Dokter

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia (PABI), dr. Heri Setyanto, Sp.B., FINACS., dalam acara Kampanye Edukasi #BedaLukaBedaPlester Leukoplast Red First Aid di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2025).

Tanda bahwa plester harus diganti adalah ketika perekat tampak lembap, kotor, atau ada perubahan warna di bagian yang menutupi luka.

“Kalau terlihat dari luar ada sesuatu yang warnanya lebih gelap. Nah itu berarti ada produk (suatu) cairan dari dalam, dan itu harus diganti,” jelas dr. Heri.

Ia menambahkan, plester juga perlu diganti apabila terkena air atau kotoran dari luar yang dapat mengurangi fungsinya dalam melindungi luka.

“Atau ada sesuatu yang dari luar yang membasahi plester itu. Misalnya kena air, atau terkontaminasi kotoran, itu harus diganti,” tambahnya.

Adapun plester luka berfungsi menjaga area luka agar tetap bersih dan lembap. Oleh sebab itu, selama plester masih kering dan menempel dengan baik, tidak perlu tergesa-gesa untuk menggantinya.

Sebaliknya, membuka plester terlalu sering bisa membuat luka lebih lama sembuh karena area kulit yang terluka jadi sering terkena udara dan bakteri dari luar.

Selain itu, sebelum mengganti plester, penting memastikan tangan dalam keadaan bersih untuk mencegah kontaminasi.

Hindari juga menggunakan bahan yang tidak steril atau menutup luka dengan kain biasa karena bisa menjadi tempat berkembangnya kuman.

Luka operasi punya karakteristik sendiri

plester luka, cara merawat luka, kapan harus ganti plester luka, kapan harus ganti plester, plester luka operasi, mengganti plester luka, cara mengganti plester luka, berapa lama mengganti plester luka, kapan ganti plester luka, cara ganti plester luka, Kapan Harus Ganti Plester Luka? Ini Tandanya Menurut Dokter

Kapan sebaiknya mengganti plester luka? Ternyata tak perlu setiap hari. Simak tanda-tandanya menurut dokter.

Di sisi lain, dr. Heri mengatakan, luka karena operasi memiliki karakteristik yang berbeda dari luka biasa. Ia menuturkan, luka operasi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis.

“Luka operasi itu dibedakan menjadi clean operation, clean contaminated. Clean operasi itu operasi yang bersih, waktu dikerjakan operasi, kulitnya masih utuh,” terangnya.

Sebagai contoh, operasi pengangkatan tumor payudara jinak. Operasi ini termasuk dalam kategori clean operation karena tidak melibatkan kulit yang terkontaminasi.

“Misalnya tumor payudara yang jinak, waktu dikerjakan, kulitnya utuh. Jadi itu clean operasi,” tutur dr. Heri.

Jenis operasi seperti ini biasanya tidak meninggalkan bekas luka yang perlu perhatian khusus dan memiliki risiko infeksi yang cenderung rendah.

“Kalau clean operation itu, kemungkinan infeksinya hanya tiga persen,” ungkap dr. Heri.

“Jadi kalau itu lukanya waktu setelah operasi kering, penutup perekatnya juga kering, tidak ada sesuatu yang berwarna gelap,” sambungnya.

Ganti plester luka sesuai kondisi dan saran dokter

Jangan asal mengganti plester luka

plester luka, cara merawat luka, kapan harus ganti plester luka, kapan harus ganti plester, plester luka operasi, mengganti plester luka, cara mengganti plester luka, berapa lama mengganti plester luka, kapan ganti plester luka, cara ganti plester luka, Kapan Harus Ganti Plester Luka? Ini Tandanya Menurut Dokter

Kapan sebaiknya mengganti plester luka? Ternyata tak perlu setiap hari. Simak tanda-tandanya menurut dokter.

Dr. Heri menekankan pentingnya memantau kondisi luka baik luka pasca-operasi maupun luka yang terjadi dalam aktivitas sehari-hari.

Apabila plester terlihat lembap, terkena basah, terkontaminasi kotoran, atau mulai berubah warna, sebaiknya plester segera diganti agar luka tetap steril dan tak menimbulkan infeksi.

Untuk luka operasi, penggantian plester sebaiknya mengikuti arahan dokter agar penyembuhan berjalan optimal dan risiko infeksi tetap rendah.

"Diganti balutnya kalau kotor atau kalau basah. Dan tujuan diganti itu pertama juga untuk melihat kondisi luka. Apakah luka itu cukup kita lanjutkan dengan first aid yang ada, dengan pertolongan pertama yang ada di rumah, atau perlu penanganan medis lebih lanjut," terang dr. Heri.

“Tapi kalau kondisinya bagus, artinya bisa mempertahankan kondisi luka dengan baik, mungkin waktu pergantiannya sesuai dengan yang disampaikan dokter saat kontrol,” pungkasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.