Kenali Jenis Luka Menurut Dokter, dari Superfisial hingga Kronis

luka, jenis luka, Luka superfisial adalah, luka akut, luka kronis, jenis luka terbuka, jenis luka pada kulit, jenis jenis luka, luka ada berapa macam, macam luka, luka superfisial adalah, luka dalam adalah, luka akut dan kronis, Kenali Jenis Luka Menurut Dokter, dari Superfisial hingga Kronis

Tidak semua luka sama. Setiap jenis luka memiliki karakteristik dan proses penyembuhan yang berbeda sehingga cara penanganannya pun tidak sama.

“Kalau kita bicara soal luka, yang pertama harus dipahami adalah definisinya. Luka itu adalah terputusnya kontinuitas jaringan tubuh kita,” jelas dr. Heri dalam acara Kampanye Edukasi #BedaLukaBedaPlester Leukoplast Red First Aid di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2025).

Saat kulit terluka, sistem pertahanan alami tubuh terhadap kuman otomatis terbuka. Oleh sebab itu, memahami jenis luka sangat penting agar proses penyembuhannya bisa berlangsung dengan baik tanpa menimbulkan infeksi.

Mengenal jenis luka

1. Berdasarkan kedalaman luka: Ringan (superfisial) dan dalam

luka, jenis luka, Luka superfisial adalah, luka akut, luka kronis, jenis luka terbuka, jenis luka pada kulit, jenis jenis luka, luka ada berapa macam, macam luka, luka superfisial adalah, luka dalam adalah, luka akut dan kronis, Kenali Jenis Luka Menurut Dokter, dari Superfisial hingga Kronis

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Indonesia (PABI), dr. Heri Setyanto, Sp.B., FINACS., dalam acara Kampanye Edukasi #BedaLukaBedaPlester Leukoplast Red First Aid di Hotel Ashley, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2025).

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.

Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.

“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.

Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.

Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.

“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.

2. Berdasarkan waktu penyembuhan: Akut dan kronis

luka, jenis luka, Luka superfisial adalah, luka akut, luka kronis, jenis luka terbuka, jenis luka pada kulit, jenis jenis luka, luka ada berapa macam, macam luka, luka superfisial adalah, luka dalam adalah, luka akut dan kronis, Kenali Jenis Luka Menurut Dokter, dari Superfisial hingga Kronis

Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.

Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.

Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.

“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.

“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.

Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.

“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.

Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

3. Berdasarkan penyebab: Benturan, termal (panas), atau benda tajam

luka, jenis luka, Luka superfisial adalah, luka akut, luka kronis, jenis luka terbuka, jenis luka pada kulit, jenis jenis luka, luka ada berapa macam, macam luka, luka superfisial adalah, luka dalam adalah, luka akut dan kronis, Kenali Jenis Luka Menurut Dokter, dari Superfisial hingga Kronis

Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.

Selain berdasarkan kedalaman dan waktu penyembuhannya, luka juga dapat diklasifikasikan menurut penyebab terjadinya. Menurut dr. Heri, luka bisa terjadi karena benturan, termal, atau benda tajam.

“Luka juga bisa dikategorikan karena penyebabnya, karena benturan, karena robekan. Kemudian, luka bisa terjadi karena senjata tajam, luka irisan, luka tusuk, dan sebagainya,” jelasnya.

Di sisi lain, luka termal dapat terjadi ketika seseorang terkena api, knalpot kendaraan, atau minyak panas.

“Luka-luka juga bisa terjadi karena termal, kena knalpot, kemudian kena minyak panas, dan sebagainya,” tutur dr. Heri.

Beda jenis luka, beda penanganan

Menurut dr. Heri, memahami jenis luka sangat penting karena setiap luka memerlukan penanganan yang berbeda.

Tidak semua luka bisa diobati dengan cara yang sama, terlebih jika luka sudah menunjukkan tanda-tanda infeksi.

“Masing-masing luka itu mempunyai penanganan sendiri. Tidak hanya sekadar diberikan resep, kemudian dibiarkan begitu saja,” tuturnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.