Peran Air Putih dalam Memperkuat Skin Barrier Kulit Menurut Dokter
Minum air putih yang cukup sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit.
Salah satunya adalah memperkuat skin barrier, namun bukan lantas membuat kulit glowing seketika atau menyembuhkan jerawat.
“Air putih tidak langsung mengatasi jerawat atau pori-pori besar. Perannya adalah menjaga skin barrier tetap sehat dan kulit terhidrasi dengan baik,” kata dr. Farisa Anggreana, Sp.D.V.E, spesialis dermatologi dan estetika dari RS Sardjito, dikutip dari siaran langsung radio Kemenkes, Jumat (7/11/2025).
Menurut Dokter Farisa, manfaat air putih lebih spesifik untuk menjaga kelembapan kulit dan memperkuat skin barrier, bukan menyembuhkan jerawat atau membuat kulit lebih putih.
Apa itu skin barrier?
Skin barrier adalah lapisan terluar kulit yang berfungsi melindungi tubuh dari faktor eksternal seperti polusi, sinar UV, dan mikroba, sekaligus mencegah kehilangan air dari kulit.
Epidermis, lapisan paling atas, bertugas sebagai “penghalang” kulit.
Dermis, lapisan di bawahnya, menyuplai air dan nutrisi untuk epidermis.
Jika barrier melemah, kulit lebih rentan kering, kusam, sensitif, dan muncul garis halus.
Air putih membantu menjaga hidrasi dari dalam, sehingga skin barrier tetap optimal.
“Kalau asupan cairan tercukupi, kulit tidak kering atau bersisik. Skin barrier berfungsi lebih baik, risiko iritasi berkurang,” jelas dr. Farisa.
Glowing bukan soal warna kulit, tapi kesehatan. Hidrasi yang cukup dan perawatan kulit rutin kunci kulit lembab dan bercahaya alami.
Air putih tak menyembuhkan jerawat
Meski hidrasi penting, air putih tidak menyembuhkan jerawat. Sebab, jerawat muncul karena faktor multifaktorial:
- Produksi sebum berlebih
- Pori-pori tersumbat
- Ketidakseimbangan bakteri kulit
- Pengaruh hormon, stres, dan pola hidup
“Air hanya memperbaiki kelembapan, bukan mengatasi sebum atau bakteri penyebab jerawat. Jadi tetap butuh skincare atau obat khusus untuk jerawat,” jelasnya.
Kebutuhan air harian untuk kulit sehat
Menurut dr. Farisa, standar kebutuhan cairan tubuh sehat adalah sekitar 2–2,5 liter per hari, atau setara 8–10 gelas, tergantung aktivitas fisik, usia, dan kondisi lingkungan.
- Aktivitas ringan: 2 liter/hari cukup
- Aktivitas berat atau olahraga: bisa hingga 3 liter/hari
“Yang penting bukan minum sebanyak-banyaknya, tapi cukup sesuai kebutuhan harian. Kelebihan air tidak otomatis membuat kulit lebih glowing,” tegasnya.
Tips menjaga skin barrier selain minum air
Air putih penting, tapi tidak cukup sendirian. Beberapa langkah tambahan untuk mendukung skin barrier:
- Gunakan moisturizer untuk mengunci kelembapan kulit
- Lindungi kulit dari sinar UV dengan sunscreen
- Hindari eksfoliasi berlebihan yang merusak lapisan pelindung kulit
- Perhatikan pola hidup sehat: tidur cukup, hindari stres berlebih
Kombinasi hidrasi internal dan skincare eksternal disebut efektif menjaga kulit lembap dan sehat.
Jadi, air putih dapat menjaga hidrasi dan fungsi skin barrier dan membuat kulit lebih sehat. Namun, tidak langsung menyembuhkan jerawat atau mencerahkan kulit.
Kunci kulit sehat adalah keseimbangan internal (air) dan eksternal (skincare). Minum sesuai kebutuhan harian serta rutin pakai moisturizer dan sunscreen sudah cukup untuk mendukung kulit sehat.
Dengan pemahaman yang tepat, kamu bisa menjaga kulit tetap lembap dan sehat tanpa terjebak mitos “minum banyak air otomatis glowing”.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.