Resmi Gantikan Marc Marquez, Nicolo Bulega Naik ke MotoGP Bersama Ducati! Siapa Dia dan Apa Potensinya?

Pebalap asal Italia, Nicolo Bulega, Siapa Nicolo Bulega? Dari Moto2, Supersport, hingga Superbike, Dukungan Penuh dari Ducati, Persiapan Menuju MotoGP 2026 dan 2027, Apa yang Bisa Diharapkan dari Bulega di MotoGP?
Pebalap asal Italia, Nicolo Bulega

 Ducati akhirnya membuat keputusan besar jelang dua seri terakhir MotoGP 2025. Tim asal Italia itu resmi menunjuk Nicolo Bulega, bintang World Superbike (WSBK), untuk menggantikan Marc Marquez yang masih harus menepi akibat cedera bahu. Langkah ini sekaligus membuka lembaran baru bagi karier Bulega yang selama ini dikenal sebagai salah satu pembalap paling konsisten di lintasan Superbike.

Marc Marquez, juara dunia MotoGP 2025, belum bisa kembali membalap sejak mengalami patah tulang bahu di Grand Prix Indonesia, awal Oktober lalu. Cedera tersebut memaksa sang juara dunia delapan kali itu absen di dua seri berikutnya, yakni Australia dan Malaysia.

Pada dua balapan tersebut, Ducati sempat menurunkan pembalap penguji Michele Pirro sebagai pengganti sementara. Namun hasilnya jauh dari harapan Pirro gagal meraih poin di kedua seri.

Kondisi ini membuat Ducati mencari opsi lain yang lebih kompetitif untuk menutup musim. Nama Nicolo Bulega pun muncul sebagai kandidat utama, terlebih setelah ia sukses menjalani uji coba dengan motor Desmosedici GP25 di sirkuit Jerez, Spanyol.

Siapa Nicolo Bulega? Dari Moto2, Supersport, hingga Superbike

Nicolo Bulega, 26 tahun, bukan nama baru di dunia balap. Pembalap asal Italia ini pernah berkarier di Moto3 dan Moto2 sebelum pindah ke Supersport World Championship pada 2022 bersama Ducati.

Perjalanan kariernya Nicolo Bulega:

  • Awal Karier di Moto3 (2015–2018)

Bulega memulai debut di Moto3 dan sempat mencuri perhatian sebagai pembalap muda dengan gaya agresif. Namun inkonsistensi membuatnya sulit bersaing di papan atas.

  • Naik ke Moto2 (2019–2021)

Ia melanjutkan karier ke Moto2, namun performanya tidak terlalu menonjol selama tiga musim.

  • Transformasi di Supersport (2022–2023)

Pindah ke kelas Supersport justru menjadi titik balik. Bersama Ducati, Bulega tampil luar biasa dan mendominasi musim 2023 hingga menjuarai kejuaraan dunia dengan performa impresif.

  • Runner-up di Superbike (2024–2025)

Setelah promosi ke World Superbike (WSBK), ia langsung menjadi penantang gelar utama. Dalam dua musim terakhir, Bulega finis sebagai runner-up, hanya kalah tipis dari dominator Jonathan Rea dan Toprak Razgatlioglu.

Dengan catatan tersebut, Ducati menilai Bulega layak mendapat kesempatan untuk menjajal level tertinggi di MotoGP.

Dalam pernyataan resminya, Bulega mengaku sangat antusias bisa tampil di MotoGP, terlebih di atas motor juara dunia.

“Saya sangat bahagia menutup musim ini dengan kejutan besar seperti ini. Membuat debut MotoGP adalah impian setiap anak yang ingin menjadi pembalap. Mengendarai motor juara dunia di dua balapan terakhir 2025 membuat pengalaman ini semakin luar biasa.” ujarnya seperti dikutip motorsport.com.

Meski begitu, Bulega menegaskan bahwa ia tak ingin terbebani ekspektasi tinggi.

“Saya akan menjalani ini dengan tenang, karena sejauh ini saya baru sempat menjajal Desmosedici GP sekali di Jerez. Tapi motivasi saya untuk tampil baik dan memberi yang terbaik sangat besar,” tutupnya.

Dukungan Penuh dari Ducati

Bos Ducati, Gigi Dall’Igna, memuji perjalanan karier Bulega dan menyebutnya sebagai sosok yang sudah lama menjadi bagian dari keluarga Ducati Corse.

“Kami percaya pada Nicolo sejak 2022 ketika ia pertama kali bergabung di Supersport. Ia membalas kepercayaan itu dengan performa luar biasa di dua musim terakhir,” kata Dall’Igna.

“Melihatnya kini menunggangi Desmosedici GP adalah momen yang membanggakan. Ia telah menjadi pembalap andalan Ducati di Superbike, dan ini saat yang tepat baginya untuk naik ke level tertinggi,” sambungnya.

Persiapan Menuju MotoGP 2026 dan 2027

Menariknya, Ducati juga memastikan bahwa setelah dua seri ini, Bulega akan menjadi pembalap penguji resmi Ducati untuk musim 2026, mendampingi Michele Pirro. Langkah ini disebut sebagai proyek jangka panjang, karena pabrikan asal Bologna itu berencana menjadikannya pembalap penuh di MotoGP mulai 2027.

Dengan demikian, dua seri terakhir musim ini di Grand Prix Portugal dan Valencia, akan menjadi ajang pembuktian awal bagi Bulega apakah ia bisa menyesuaikan diri dengan brutalnya dunia MotoGP.

Apa yang Bisa Diharapkan dari Bulega di MotoGP?

  • Adaptasi cepat pada motor GP25

Desmosedici adalah salah satu motor paling kuat dan kompleks di grid. Pengalaman Bulega di WSBK akan sangat berpengaruh pada kemampuannya memahami karakter motor Ducati.

  • Kecepatan dan gaya balap agresif

Di WSBK, Bulega dikenal memiliki gaya menyerang yang mirip dengan Marquez. Ini bisa membuatnya langsung kompetitif di sirkuit cepat seperti Portimao dan Valencia.

Tanpa target poin besar, Bulega bisa tampil lepas dan fokus mengumpulkan data penting untuk Ducati.