Francesco Bagnaia Masih Malu Bocorkan Masa Depannya di Ducati

Bursa transfer MotoGP 2027 cukup panas akhir-akhir ini. Banyak pembalap yang dikabarkan bakal berganti tim.

Salah satunya adalah Francesco Bagnaia. Rider kelahiran Italia itu santer dihubungkan dengan Aprilia Racing pada musim depan.

Pecco pun memberi sinyal ke mana ia akan berlabuh di MotoGP 2027. Namun belum dibocorkan secara gamblang.

“Saya baru saja memutuskan,” kata Francesco Bagnaia singkat seperti dikutip dari Crash pada Minggu (22/02).

Marquez Pesimistis, Catalunya Beri Peluang Bagnaia Bersinar

Memang beberapa waktu belakangan, posisi Bagnaia di dalam skuad Ducati Lenovo Team cukup goyah. Apalagi setelah hasil buruk pada MotoGP 2025.

Membuat ia gagal mempertahankan kursinya di Ducati. Ia dirumorkan akan diganti oleh Pedro Acosta.

Pecco harus segera mencari tim baru untuk berlabuh. Awalnya anak didik Valentino Rossi ini dikaitkan dengan Monster Energy Yamaha MotoGP.

Hal tersebut terjadi usai isu Fabio Quartararo bakal hijrah ke Repsol Honda Team. Sehingga tim berlogo pabrikan garpu tala itu membutuhkan pengganti.

Akan tetapi, beberapa hari belakangan rumor yang beredar berbeda. Pecco dikabarkan baru saja menyelesaikan kesepakatan dengan Aprilia Racing.

Kedatangan Francesco Bagnaia di tim asal Noale tersebut, guna menggantikan Jorge Martin yang bakal pindah ke Yamaha.

Sayangnya Pecco belum mau berbicara banyak mengenai kabar itu. Membuat para penggemar MotoGP harus sedikit bersabar lagi.

“Dalam beberapa hari ke depan, semua pengumuman dari semua tim akan keluar. Jadi tunggu saja giliran saya,” Bagnaia menambahkan.

Sebagai informasi, Aprilia Racing telah mengamankan satu tanda tangan pembalap untuk mengarungi MotoGP 2027.

Mereka memperpanjang kontrak milik Marco Bezzecchi. Bahkan Aprilia bakal memakai jasa rider tersebut selama dua tahun.

Namun untuk Jorge Martin masih belum ada kejelasan. Sehingga bisa saja kabar kedatangan Francesco Bagnaia ke Aprilia benar terjadi.

Sekadar mengingatkan, MotoGP 2025 menjadi musim tersulit bagi Francesco Bagnaia. Sebab ia gagal menunjukkan penampilan maksimal di lintasan.

Dalam beberapa seri, Pecco gagal meraih kemenangan. Bahkan ia mengalami sejumlah kendala teknis pada Desmosedici GP25 milik Ducati.

Sirkuit Motegi Nyaris Jadi Mimpi Buruk Baru Francesco Bagnaia

Kondisi itu membuat ia gagal mengamankan poin sempurna. Kemudian harus tergusur dari tangga ketiga papan klasemen akhir MotoGP 2025.

Francesco Bagnaia hanya mampu mengumpulkan 288 poin hingga akhir musim. Sehingga ia harus puas berada di posisi kelima klasemen akhir.

Tentu hasil di atas sangat disayangkan banyak pihak. Mengingat ia menunggangi motor balap yang cukup kompetitif di lintasan, sama seperti digunakan oleh Marc Marquez.