Pahlawan Catalunya Itu Masih Kesakitan Jelang MotoGP Ceko

Pembalap VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio
Pembalap VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio

 Kabar kurang menggembirakan datang dari pebalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio. Rider asal Italia itu masih harus berjuang melawan cedera jari yang dideritanya sejak insiden besar di MotoGP Catalunya.

Meski sempat menunjukkan mental baja dengan tetap membalap dan bahkan meraih kemenangan setelah kecelakaan di Barcelona, kondisi jari kelingking tangan kiri Di Giannantonio ternyata belum sepenuhnya pulih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

VR46 Racing Team mengonfirmasi bahwa pebalap berusia 27 tahun tersebut baru saja menjalani tindakan medis khusus di Roma untuk mempercepat proses penyembuhan cedera yang dialaminya.

Cedera itu bermula dari kecelakaan yang melibatkan Alex Marquez dan Pedro Acosta pada balapan utama MotoGP Catalunya. Dalam insiden tersebut, motor Ducati milik Marquez yang terjatuh menghantam motor Di Giannantonio hingga membuatnya ikut tersungkur.

Meski mengalami cedera pada jari tangan kiri, Di Giannantonio memilih melanjutkan balapan usai restart dan sukses merebut kemenangan. Sejak saat itu, ia terus turun balapan dengan jari yang masih dibalut perban, bahkan harus menggunakan sarung tangan yang telah dimodifikasi khusus.

Setelah MotoGP Hungaria, VR46 memutuskan membawa Di Giannantonio ke Rumah Sakit Internasional UPMC Salvator Mundi di Roma untuk menjalani perawatan lanjutan.

"Fabio Di Giannantonio menjalani perawatan bedah pada jaringan kulit jari kelima tangan kirinya untuk menangani cedera yang dialami saat kecelakaan di Barcelona," tulis VR46 dalam keterangan resmi.

Meski harus menjalani prosedur medis, tim memastikan kondisi pebalapnya tidak mengkhawatirkan. Proses pemulihan berjalan sesuai rencana dan Di Giannantonio diperkirakan siap tampil pada MotoGP Republik Ceko pekan depan.

Cedera tersebut juga memengaruhi cara Di Giannantonio menghadapi situasi di lintasan. Usai mengalami kecelakaan saat sesi kualifikasi MotoGP Hungaria, ia mengaku tak ingin mengambil risiko yang bisa memperparah kondisi jarinya.

"Sejujurnya, dengan kondisi jari saya saat ini, saya tidak akan mengambil risiko mempertahankan tangan tetap berada di motor saat terjatuh," ujar Di Giannantonio.

Menurutnya, kesehatan jari jauh lebih penting dibanding memaksakan diri dalam situasi berbahaya.

"Saya bisa kembali ke lintasan, tetapi jari saya jauh lebih penting," tegasnya.

Menariknya, meski belum berada dalam kondisi fisik terbaik, performa Di Giannantonio tetap kompetitif. Ia finis kelima di MotoGP Italia di Mugello dan berada di posisi ke-12 saat MotoGP Hungaria setelah terlibat insiden pada lap awal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hingga delapan seri MotoGP 2026 berjalan, Di Giannantonio masih menjadi pebalap Ducati dengan posisi terbaik di klasemen sementara.

VR46 pun berharap proses pemulihan sang pebalap berjalan lancar agar bisa kembali tampil maksimal dan melanjutkan persaingan di papan atas mulai MotoGP Republik Ceko.