Tamparan Keras Bos Aprilia ke Jorge Martin di MotoGP Hungaria

MotoGP Hungaria 2026 memang sudah selesai sejak beberapa waktu lalu. Namun balapan di Sirkuit Balaton Park ini masih menyisakan sedikit cerita.

Terutama untuk kecelakaan karambol yang melibatkan Jorge Martin, Marco Bezzecchi, Raul Fernandez, Fermin Aldeguer serta Fabio Di Giannantonio.

Melihat insiden pada akhir pekan lalu, para petinggi Aprilia bersuara cukup keras. Bahkan mereka memberikan kritik tajam kepada Martinator.

Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing tegas menyebut kalau Jorge Martin menjadi biang kerok kecelakaan di MotoGP Hungaria 2026.

Honda Sempat Bikin Jorge Martin Berniat Berpaling dari Aprilia

“Saya rasa Jorge Martin melakukan kesalahan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang juara dunia,” ucap Rivola di GPOne pada Selasa (09/06).

Bos skuad Italia ini menyebut kalau sang rider melakukan pengereman terlalu keras, tepat di lokasi yang tidak memiliki cengkeraman cukup baik.

Akibatnya Martin harus terjatuh serta membuat beberapa rider Aprilia dan Ducati terseret dalam kecelakaan itu.

Otomatis mereka tidak bisa melanjutkan balapan. Selain itu tentu tak mendapatkan poin pada MotoGP Hungaria 2026.

“Katakan saja kita memiliki beberapa statistik internal yang kurang baik, namun kita hanya perlu menghindari kesalahan,” tegas Massimo Rivola.

Menurut Rivola, kesalahan yang dilakukan oleh Jorge Martin seharusnya tidak perlu terjadi. Sehingga tidak merugikan para pembalap Aprilia.

Apalagi saat ini mereka sedang dalam tren positif. Selain itu Marco Bezzecchi mempunyai peluang besar menyabet gelar juara dunia MotoGP 2026.

“Itu adalah kesalahan yang dia buat sendiri, percayalah. Hal ini (kecelakaan) harus dihindari,” pungkas dia.

Meski begitu, Rivola mengaku masih ada hal positif bisa mereka ambil. Seperti para rider Aprilia yang tidak terluka akibat insiden tersebut.

Sehingga Jorge Martin, Marco Bezzecchi hingga Raul Fernandez dapat kembali berlaga pada balapan MotoGP selanjutnya.

Aprilia

Kemudian mendulang poin di seri Ceko beberapa pekan lagi. Jadi mampu mengoleksi menguatkan posisi di papan klasemen sementara MotoGP 2026.

“Yang membuat saya frustrasi adalah salah satu pembalap kami yang melakukan kesalahan itu,” tutur Rivola.

Massimo Rivola pun akan melakukan beberapa evaluasi. Termasuk berdiskusi dengan para rider agar suasana garasi Aprilia tetap kondusif.