Top 13+ Kali Podium di MotoGP, Pedro Acosta Masih Penasaran Juara
Pebalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, kembali harus mengubur impiannya untuk meraih kemenangan perdana di kelas utama MotoGP.
Pada balapan utama MotoGP Hongaria 2026, pebalap muda berkebangsaan Spanyol ini harus puas menyentuh garis finis di posisi kedua, tepat di belakang Marc Marquez.
Berdasarkan catatan statistik sejak debutnya di musim 2024 bersama KTM (Tech3), Acosta tampil sangat impresif. Pebalap yang kini membela tim pabrikan KTM tersebut sudah mengoleksi 13 kali podium di kelas para raja.
Belum Berhasil Juara
Kendati demikian, podium tertinggi alias juara seri seolah masih menjadi teka-teki yang belum kunjung terpecahkan hingga musim ketiganya ini.
Menanggapi hasil balapan di Hongaria, Acosta mengaku cukup puas dengan peningkatan performa motor KTM RC16 miliknya. Menurut dia, jalannya balapan utama jauh lebih kompetitif jika dibandingkan dengan sesi Sprint Race sehari sebelumnya.
"Cukup senang dengan hasilnya (finis podium dua Race MotoGP Hongaria), hari ini lebih kompetitif dibandingkan saat Sprint," ujar Acosta dikutip dari laman resmi MotoGP, Minggu (7/6/2026).
Meski mampu memimpin di awal jalannya balapan, pebalap berjuluk Hiu dari Mazarron ini mengakui adanya kesalahan dalam penentuan strategi ban, terutama saat mencoba mempertahankan ritme balap dari kejaran Marquez.
"Senang dengan performanya, kita sedikit miss untuk maintain the pace dengan Marc. Tapi memang benar, strategi dengan ban agak kurang tepat," kata dia.
Faktor Ban Belakang
Acosta menjelaskan bahwa pemilihan ban belakang tipe soft pada balapan utama sebenarnya didasarkan pada data sesi latihan hari Jumat. Setelah merasa kurang cocok dengan kompon medium, ia memutuskan mengambil risiko dengan menggunakan ban yang paling memberikan rasa berkendara terbaik di awal balapan.
"Saya senang dengan pilihan ban saya (soft). Saat awal saya bisa buat gap yang bagus dengan Marc. Tapi akhirnya mulai hilang kestabilan, tapi ya tetap senang," ucap Acosta.
Petaka bagi Acosta datang di pertengahan balapan. Ketika performa ban belakangnya mulai menurun, Marquez langsung memanfaatkan momentum tersebut untuk merebut posisi terdepan. Begitu tersalip, Acosta mengaku kesulitan untuk menempel kembali pebalap pabrikan Ducati tersebut.
"Saat dia menyalip saya, dia langsung kabur. Memang banyak salip-menyalip yang bagus, pengalaman yang sangat berharga untuk saya (fight dengan Marc)," tuturnya.
Walaupun kemenangan yang diidam-idamkan sejak tahun pertamanya belum juga datang, juara dunia Moto2 2023 ini tidak mau larut dalam kekecewaan. Ia menegaskan akan terus berjuang dan langsung mengalihkan fokus pada seri balapan berikutnya.
"Tapi kami senang bisa menunjukkan tontonan yang luar biasa untuk fans. Banyak aksi salip-menyalip yang seru, semua bisa lihat kalau saya tidak akan menyerah. Kita akan coba lagi di Brno," kata Acosta.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang