Ammar Zoni Tulis Surat dari Dalam Lapas: Saya Bukan Bandar Narkoba!

Ammar Zoni kembali ditangkap atas kasus narkoba
Ammar Zoni kembali ditangkap atas kasus narkoba

 Aktor Ammar Zoni kini menjalani masa tahanan di Lapas Nusakambangan, setelah sebelumnya sempat mendekam di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Pemindahan tersebut memunculkan tanda tanya besar lantaran Ammar diduga terlibat dalam praktik peredaran narkoba di dalam lapas.

Meski begitu, pihak Rutan Salemba telah menepis tudingan bahwa Ammar ikut dalam jaringan pengedaran narkoba di dalam penjara. Hal senada juga diungkapkan oleh sahabat sekaligus pembimbing spiritualnya, Ustaz Derry Sulaiman. Ia mengatakan bahwa Ammar justru terkejut dengan keputusan pemindahan itu. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Menurut Ustaz Derry, Ammar sebelumnya telah menjalani hukuman atas kasus pelanggaran kedisiplinan di dalam lapas setelah kedapatan mengisap ganja.

“Ammar kan mestinya Desember ini bebas. Habis sudah masanya (tahanan). Ammar pun kaget tiba-tiba kasus ini naik. Karena dia pikir udah selesai, karena dari Januari kan. Ini kejadian Januari dan Ammar udah dihukum gara-gara kejadian ini di sel tikus 40 hari,” ujar Ustaz Derry Sulaiman di kanal YouTube Cerita Untungs, dikutip Sabtu 25 Oktober 2025. 

“Kan udah dijelaskan sama kepala lapas, gara-gara inspeksi mendadak dari Karutan atau Kalapas sama kepolisian, kemudian ditemukan beberapa orang sedang duduk di satu ruangan dan ada satu barang bukti ditemukan satu linting cimeng atau ganja. Dan nggak tahu itu punya siapa. Semua orang itu akhirnya dihukum. Udah selesai,” lanjutnya.

Ustaz Derry pun menyayangkan keputusan pemindahan Ammar ke Nusakambangan, karena menurutnya kasus tersebut belum sampai ke meja hijau.

“Itu kan betul-betul tempat orang-orang yang nggak bisa dibina, yang bandel di penjara biasa, tahanan 20 tahun ke atas, seumur hidup, hukuman mati, itu di Nusakambangan,” ujarnya.

“Kalau dia bandar, dia terbukti diputus pengadilan, Ammar kan belum diadili. Tapi dia sudah dibotakin di sana, dirantai, nggak manusiawi,” sambungnya.

Lebih jauh, Ustaz Derry mengungkap bahwa Ammar sempat merasa memiliki firasat akan dikirim ke Nusakambangan, terutama setelah muncul pemberitaan yang menudingnya sebagai bandar narkoba. Ia juga membacakan surat pribadi yang ditulis langsung oleh Ammar dari dalam tahanan.

“Dia mungkin udah ada firasat bakal dibuang ke Nusakambangan gara-gara framing media Ammar ini BD. Jadi sebetulnya yang parah memberitakan Ammar itu media sebetulnya. Sebetulnya dari aparat juga nggak ada sebut dia BD. Dia cuma dikasih tahu dia terlibat kasus yang belum selesai,” ungkap Ustaz Derry.

“Waktu aku pagi-pagi mau berangkat ke LP tahu-tahu datang dokter Kamelia ke rumah kasih surat dari Ammar. Ini aku bacain ya, ‘Bersama surat ini saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak seperti yang dituduhkan oleh media. Saya ingin semua orang tahu bahwa saya bukanlah seorang bandar, bukanlah pengedar. Saya hanyalah seorang publik figur yang dalam masa pembinaan berusaha patuh agar cepat segera pulang,’” tuturnya membacakan isi surat Ammar Zoni.

Pemindahan Ammar ke Nusakambangan kini memunculkan simpati dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai bahwa aktor tersebut pantas mendapatkan perlakuan manusiawi sambil menunggu proses hukum yang seharusnya berjalan sesuai prosedur.