Pascal Struijk Dapat Kabar Buruk usai Berkali-kali Tolak Bela Timnas Indonesia, Ronald Koeman Ambil Keputusan Begini

Bek Leeds United, Pascal Struijk
Bek Leeds United, Pascal Struijk

Pascal Struijk kerap mendapatkan kabar buruk seiring dengan keputusannya menolak untuk membela Timnas Indonesia. Dia menanti panggilan dari Belanda yang tak kunjung datang.

Skuad Garuda telah melakukan proses naturalisasi secara intens selama bertahun-tahun. Tim yang kini diasuh oleh John Herdman pun sedang bersiap untuk Piala Asia 2027.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Program naturalisasi telah membantu Timnas Indonesia lolos dengan lebih awal ke Piala Asia 2027. Mereka merengkuhnya berkat keberhasilan lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Meski pada akhirnya gagal ke Piala Dunia 2026, perkembangan Timnas Indonesia belakangan ini telah mencuri perhatian. Sejumlah pemain keturunan pun, yang tadinya tak berminat, jadi memilih dinaturalisasi.

Emil Audero, misalnya, yang bertahun-tahun mendambakan panggilan dari Timnas Italia. Namun, sang kiper kelahiran Lombok akhirnya mau dinaturalisasi pada Maret 2025 silam.

Di Eropa, masih ada beberapa pemain keturunan yang tersedia untuk dinaturalisasi. Pascal Struijk merupakan salah satu di antaranya.

Bek tengah berusia 26 tahun itu bisa membela Timnas Indonesia melalui garis keturunan dari kakek dan neneknya dari pihak sang ibu. Namun, dia juga sah untuk membela Belanda dan juga Belgia.

Selama bertahun-tahun, Struijk telah digoda oleh suporter Timnas Indonesia. Namun, pemain Leeds United itu memilih setia untuk menunggu panggilan Belanda.

Dia merupakan andalan dari Leeds United, dengan memainkan 37 laga di semua ajang pada musim ini. Sebanyak 34 laga di antaranya dilakoni di kasta tertinggi Liga Inggris, Premier League.

Namun, pelatih Timnas Belanda Ronald Koeman tidak terpukau dengannya. Struijk tetap diabaikan bertahun-tahun, dan yang terkini adalah dalam skuad Piala Dunia 2026.

Bahkan, ketika ada satu tempat lowong di Timnas Belanda, Struijk pun tetap diabaikan. Pada Senin (8/6/2026) kemarin, akun resmi Timnas Belanda mengumumkan pencoretan bek Arsenal, Jurrien Timber.

Timber absen di Piala Dunia 2026 karena belum sepenuhnya bugar dari cedera pangkal paha. Kondisinya dinilai tidak memungkinkan untuk tampil di turnamen ini.

“Jurriën Timber absen di Piala Dunia 2026. Bek berusia 24 tahun itu belum pulih sepenuhnya dari cedera pangkal paha untuk berpartisipasi di Piala Dunia secara bertanggung jawab secara medis,” demikian pengumuman Timnas Belanda melalui akun @OnsOranje di media sosial X.

“Setelah berkonsultasi dengan staf medis, diputuskan bahwa Timber akan meninggalkan kamp pelatihan tim nasional di New York setelah pertandingan melawan Uzbekistan,” tambahnya.

Bek Arsenal Jurrien Timber

Namun demikian, yang dipanggil oleh Koeman adalah Lutsharel Geertruida dari Sunderland. Meskipun tersedia, Struijk tetap tidak diperhatikan oleh Koeman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ronald Koeman telah memanggil Lutsharel Geertruida (Sunderland) sebagai pengganti Timber. Ini membuat skuad Belanda di kamp pelatihan di Kansas kembali berjumlah 26 pemain,” tambahnya.

Dengan situasi ini, Struijk masih sah untuk dinaturalisasi oleh Timnas Indonesia. Namun demikian, sejauh ini, sang pemain sendiri masih setia untuk menanti panggilan Timnas Belanda.