Vietnam Masih Belum Terima Kekalahan dari Timnas Indonesia U-19, Media Malaysia Pasang Badan: Kalian Licik

Timnas Indonesia U-19 hadapi Vietnam
Timnas Indonesia U-19 hadapi Vietnam

 Media Malaysia bela Timnas Indonesia U-19 setelah dituding Vietnam dibantu wasit asal Jepang Ryo Tanimoto dalam kemenangan dramatis atas The Golden Star.

Menurut media jiran tersebut, Vietnam-lah yang bermain licik di laga lusa kemarin. Beruntung, Timnas Indonesia U-19 bisa memenangkan pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Garuda Muda lolos ke semifinal Piala AFF U-19 usai kalahkan Vietnam dengan skor tipis 2-1. Kedua gol tersebut diciptakan Reno Salampessy dan Evandra Florasta.

Namun dalam proses gol terakhir Timnas Indonesia U-19, terjadi kontroversi ketika wasit Ryo Tanimoto memberi penalti usai pemain Vietnam dianggap melanggar Theo Leeming.

Alhasil, penalti tersebut jadi gol Evandra Florasta. Selepas laga, publik Vietnam menuduh skuad Nova Arianto dibantu oleh wasit asal Jepang tersebut 

“Menjelang akhir pertandingan, wasit Jepang tampak berada di bawah tekanan dari tribun penonton, membuat beberapa keputusan yang bias dan menguntungkan tim tuan rumah,“ tuding Dan Viet. 

“Puncaknya terjadi saat duel udara 50-50 pada menit ke-90+2. Van Khanh mencoba menyundul bola, tim U19 Indonesia terjatuh, dan wasit langsung menunjuk titik penalti, yang mengejutkan semua orang,“ tambahnya.

Media Malaysia Bela Timnas Indonesia U-19

Timnas Indonesia U-19

Sebuah laporan dari media asal Malaysia Makan Bola mencoba untuk melakukan bantahan terhadap tuduhan yang dilontarkan kepada Timnas Indonesia dari Vietnam.

“Taktik Licik Vietnam U-19 Membuat Indonesia Kembali 'Panas',“ tulis judul media Malaysia Makan Bola, Senin (8/6).

Menurut Makan Bola, staf kepelatihan Vietnam berbuat tindakan tidak terpuji yaitu menghalangi upaya lemparan jauh pemain timnas Indonesia U-19 Fabio Azka Irawan.

“Taktik yang dimaksud adalah upaya staf pelatih Vietnam untuk mengalihkan perhatian para pemain Indonesia saat mereka mencoba melakukan lemparan ke dalam,“ jelasnya.

“Taktik tersebut terdeteksi ketika pemain Indonesia, Fabio Azka Irawan, mencoba melakukan lemparan ke dalam,“ ujar Makan Bola.

“Staf pelatih Vietnam terlihat sengaja menghalangi jalan Fabio dengan meletakkan tabung udara di area teknis,“ lanjutnya.

Momen tersebut kemudian memunculkan friksi di antara kedua tim. Wasit pun dengan cepat menengahi hal ini sehingga laga bisa dilanjutkan kembali.

“Pemain muda Persija Jakarta itu kemudian mendorong staf pelatih dan terkejut dengan tindakannya. Hal ini hampir memicu pertengkaran antara pemain dan staf kedua tim,“ ungkap media Malaysia itu.

Tapi yang digarisbawahi oleh media Malaysia adalah tindakan licik dari Vietnam itu justru tak berbuah apapun. Timnas Indonesia U-19 yang akhirnya menang.

“Pada akhirnya, taktik tersebut tidak efektif jika Indonesia kalah dari Vietnam 2-1 dan melaju ke semifinal sebagai juara Grup A,” tegasnya.

Timnas Indonesia U-19 ke Semifinal, Malaysia Terhenti

Pemain Timnas Indonesia U-19, Evandra Florasta (atas), Arkhan Kaka dan Welber Jardim (kanan)

Pemain Timnas Indonesia U-19, Evandra Florasta (atas), Arkhan Kaka dan Welber Jardim (kanan)

Kemenangan atas Vietnam membuat langkah pasukan Nova Arianto ke semifinal Piala AFF U-19 cukup mulus usai memastikan finis sebagai juara grup A.

Sebaliknya, Malaysia baru-baru ini dipastikan tersingkir setelah kalah dengan cara dramatis atas Thailand dengan skor 2-3. Gol dari titik putih membuyarkan harapan mereka.

Alhasil, Thailand yang menyusul langkah Timnas Indonesia ke semifinal Piala AFF U-19, disusul oleh Vietnam yang mengeklaim posisi runner-up terbaik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun satu tempat lagi di semifinal Piala AFF U-19 akan ditentukan malam ini yaitu dari juara grup C dalam pertandingan Australia vs Kamboja.

Bagi Timnas Indonesia U-19, mereka bertekad untuk mempertahankan gelar Piala AFF U-19 setelah di edisi sebelumnya menjadi juara usai kalahkan Thailand.