Taktik Licik Vietnam Bikin Media Malaysia Ikut Geram, Sukses Buat Timnas Indonesia U19 Kepanasan
Laga sengit Timnas Indonesia U19 melawan Vietnam U19 dalam laga terakhir babak grup Piala AFF U19 2026 berakhir manis.
Tim asuhan pelatih Nova Arianto ini berhasil menumbangkan Vietnam dengan skor akhir 2-1 dan dipastikan lolos ke semifinal.
Sementara nasib Vietnam masih belum bisa dipastikan karena masih harus menunggu hasil dari pertandingan lainnya.
Pertemuan antara Indonesia dan Vietnam kembali diwarnai dengan aksi tidak suportif. Hal ini bermula saat pertandingan mencatat hasil imbang di menit 73.
Vietnam kembali melakukan skema memperlambat laju pertandingan dengan aksi guling-guling dengan skema lawan cedera.
Skema ini menjadi taktiknya, lantaran Vietnam hanya butuh hasil imbang untuk dapat lolos ke babak semifinal. Sementara Indonesia U19 wajib menang demi mengamankan diri di semifinal.
Pemain Timnas Indonesia U-19 Lakukan Selebrasi usai Cetak Gol ke Gawang Vietnam U-19
Taktik lainnya dilakukan dari bench Vietnam, saat Fabio Azka Irawan akan melakukan lemparan jarak jauh bersebelahan dengan bench Vietnam.
Salah satu staf Vietnam dengan sengaja menjajarkan botol minum di arah lari Fabio, sementara staf lainnya sengaja menghalangi laju Fabio.
Puncak aksi tidak sportif itu menimbulkan kericuhan antar tim. Namun Wasit Tanimoto Ryo berhasil mengurai kericuhan dengan memberikan kartu merah pada staf Timnas Vietnam.
Media Malaysia Soroti Taktik Licik Vietnam
Aksi tidak sportif itu tak hanya membuat kesal para pemain hingga suporter Indonesia, salah satu media Malaysia, Makan Bola menjadikan momen tersebut menjadi sebuah headline berita.
“Taktik Licik Vietnam B-19 Buat Indonesia ‘Panas’ Lagi,” tulis pada headline laporan media Makan Bola.
Dalam laporannya, media Malaysia tersebut mengulas taktik licik dari Vietnam yang dilakukan staf Vietnam untuk mengganggu pemain Indonesia ketika akan melakukan lemparan kedalam.
“Taktik tersebut dikesan ketika pemain Indonesia, Fabio Azka Irawan mencoba membuat lontaran ke dalam. Staf kejurulatihan Vietnam dilihat sengaja menghalangi laluan Fabio dengan meletakkan botol udara di kawasan teknikal,” tulis dalam laporan tersebut.
Imbas dari ketidak sportif dari tim Vietnam menimbulkan kegaduhan di antara pemain maupun staf dari kedua tim.
“Pemain muda Persija Jakarta itu kemudian menolak staf kejurulatihan berkenaan dan merasa hairan dengan tindakannya. Hal ini hampir membuat pertikaian antara pemain dan staf dari kedua tim,” ujar Makan Bola.
Dari kejadian itu, ternyata media Malaysia ini telah menyoroti bahwa Vietnam bukan pertama kali melakukan aksi licik ini.
“Ini bukan kali pertama Vietnam menggunakan taktik tersebut kepada tim lawan. Taktik ini dinilai licik ketika dalam aksi Mandiri Cup 2025 antara kedua tim yang sama,” tulis media Malaysia itu.
“Taktik sengaja meletakkan botol air ketika Robi Darwis mencoba membuat lemparan, sehingga menimbulkan amarah dari bangku Indonesia. Akibatnya, asisten pelatih saat itu, Damian Van Rensburg diminta keluar lapangan,” tutupnya.
(kmr)