Media Vietnam Tak Terima Dikalahkan Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026, Wasit Asal Jepang Jadi Korban

Timnas Indonesia U-19 hadapi Vietnam
Timnas Indonesia U-19 hadapi Vietnam

Media Vietnam tampak tak terima dengan kekalahan dari Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2026. Keputusan wasit asal Jepang menjadi sorotan.

Skuad Garuda Nusantara berhasil memastikan diri lolos ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026. Mereka menjadi juara Grup A setelah mengalahkan Vietnam dengan skor 2-1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gol Reno Salampessy telah membuat Timnas Indonesia U-19 unggul sejak menit ke-22. Namun, Reno kemudian harus ditarik keluar karena mengalami cedera.

Di menit ke-74, Vietnam sempat berhasil menyamakan skor melalui Nguyen Quoc Khanh. Skor 1-1 membuat Vietnam berada di atas angin, karena itu bisa membuat mereka lolos sebagai juara Grup A.

Vietnam unggul secara selisih gol, jadi Timnas Indonesia U-19 memerlukan kemenangan di laga ini. Pada menit-menit akhir, gol yang dinanti pun akhirnya tiba.

Wasit Ryo Tanimoto asal Jepang menunjuk titik putih seiring dengan adanya pelanggaran terhadap Theodore Leeming di kotak penalti. Evandra Florasta maju sebagai eksekutor dan berhasil mencetak gol melalui penalti.

Gol tersebut pun berhasil membantu Timnas Indonesia U-19 menang dengan skor 2-1. Skuad Garuda Nusantara pun berhasil melenggang ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026.

Vietnam masih bisa lolos melalui jalur runner-up terbaik. Namun, mereka harus menunggu hingga tim-tim di Grup B dan C menyelesaikan laga-laga mereka dalam dua hari ke depan.

Ancaman ketidaklolosan menghantui. Media Vietnam, Soha, menyoroti keputusan wasit Tanimoto yang memberikan penalti kepada Timnas Indonesia U-19.

Keputusan Tanimoto dilihat kontroversial. Sebab, Soha melihat bahwa tidak ada kontak yang jelas terhadap striker Timnas Indonesia U-19, Theodore Leeming, yang menyebabkan penalti.

“Titik balik pertandingan terjadi pada waktu tambahan babak kedua, ketika wasit FIFA Ryo Tanimoto memberikan penalti kepada tim tuan rumah. Tayangan ulang gerakan lambat menunjukkan bahwa bek U19 Vietnam tidak melakukan kontak yang jelas dengan pemain Indonesia, tetapi wasit Jepang tetap meniup peluit. Dari titik penalti, Evandra tidak gagal, mengamankan kemenangan bagi Indonesia U19,” ulas Soha.

Tak berhenti sampai di situ, keputusan wasit untuk memberikan lemparan ke dalam untuk Indonesia pada menit ke-82 juga disorot Soha. Mereka menilai bahwa hal ini mencegah Vietnam untuk melakukan serangan.

Itu berujung kepada kartu merah untuk asisten pelatih Timnas Vietnam U-19. Atas situasi ini, Soha mempertanyakan identitas Ryo Tanimoto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Siapakah wasit FIFA yang menciptakan dua situasi kontroversial, yang merugikan tim Vietnam saat melawan Indonesia?” tulis Soha dalam judulnya.

“Keputusan wasit Jepang menyebabkan timnas U19 Vietnam kehilangan posisi puncak Grup A Kejuaraan U19 Asia Tenggara 2026,” tambahnya. (rda)