Omongan John Herdman Benar-benar Terbukti, Timnas Indonesia Mulai Tunjukkan Kebangkitan usai Hajar Oman 3-0
Timnas Indonesia mencatat kemenangan bersejarah saat menghadapi Oman dalam laga FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026) malam WIB. Skuad Garuda tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-0.
Sejak awal laga, Indonesia langsung menunjukkan permainan agresif. Tim Merah Putih berani mengambil inisiatif serangan, menguasai jalannya pertandingan, serta memaksa Oman lebih banyak bertahan di area permainan mereka sendiri.
Peluang pertama Indonesia hadir pada menit ketujuh. Kombinasi Kevin Diks dan Rizky Ridho di sisi kanan berhasil membongkar pertahanan Oman sebelum bola dikirim ke kotak penalti dan disambut sundulan Nathan Tjoe-A-On. Namun, peluang tersebut masih mampu disapu pemain bertahan Oman tepat di depan gawang.
Timnas Indonesia Vs Oman
Tekanan yang terus dilancarkan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-13. Justin Hubner berhasil memecah kebuntuan melalui sundulan terarah yang membawa Indonesia unggul 1-0.
Gol tersebut membuat kepercayaan diri para pemain semakin meningkat. Dukungan penuh suporter yang memadati SUGBK turut menambah semangat skuad Garuda untuk terus menekan lawan.
Indonesia kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-27. Ole Romeny sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan matang dari Beckham Putra Nugraha.
Memasuki babak kedua, Indonesia tetap tampil menyerang. Dony Tri Pamungkas sempat mengancam gawang Oman pada menit ke-53, tetapi tendangannya masih mampu diantisipasi kiper lawan.
Dua menit berselang, Ragnar Oratmangoen memperbesar keunggulan Indonesia menjadi 3-0. Memanfaatkan umpan Ivar Jenner, Ragnar sukses menuntaskan bola rebound setelah percobaan pertamanya sempat diblok penjaga gawang Oman.
Meski terus menciptakan sejumlah peluang hingga akhir pertandingan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Indonesia pun memastikan kemenangan 3-0 atas Oman.
Setelah laga ini, Timnas Indonesia akan kembali menjalani FIFA Matchday dengan menghadapi Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (9/6) mendatang.
Kemenangan atas Oman memperlihatkan bahwa skuad Garuda mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya. Meski tidak diperkuat Jay Idzes, lini pertahanan tetap tampil solid berkat penampilan Elkan Baggott yang mampu menjalankan peran sebagai bek tengah dengan sangat baik.
Pengamat sepak bola nasional Bung Ropan kemudian mengingat kembali pernyataan John Herdman setelah Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria pada FIFA Series 2026. Menurutnya, keyakinan pelatih asal Kanada tersebut mulai terbukti melalui perkembangan yang ditunjukkan Timnas Indonesia saat ini.
"Ketika kita kalah dari Bulgaria, John Herdman bilang, 'tim ini berproses bagus, dan progresnya bagus untuk ke depan, bahkan untuk di Piala Asia, dia yakin kita bicara berbicara banyak'," ungkap Bung Ropan dilansir dari kanal YouTube JMTV.
Bung Ropan menjelaskan bahwa pernyataan tersebut disampaikan Herdman saat Indonesia baru saja menelan kekalahan dari Bulgaria. Namun, pelatih berusia 50 tahun itu tetap menunjukkan optimisme terhadap masa depan timnya.
"Menurut Bung Ropan, ucapan John Herdman itu disampaikan ketika skuad Garuda kalah dari Bulgaria 1-0 di FIFA Series 2026."
Ia pun menilai peluang Indonesia untuk terus berkembang masih sangat terbuka, terlebih skuad Garuda masih memiliki satu pertandingan lagi melawan Mozambik.
"Apalagi sekarang lawan Oman kan, belum lawan Mozambik, kalau kita bisa menang," pungkasnya.
Lebih lanjut, Bung Ropan menilai perubahan paling mencolok dari Timnas Indonesia saat ini terletak pada mentalitas para pemain. Ia melihat para penggawa Garuda tidak lagi minder ketika menghadapi tim yang memiliki peringkat lebih tinggi.
Menurut Bung Ropan, salah satu hal yang paling menonjol dalam kemenangan Timnas Indonesia atas Oman adalah keberanian para pemain saat menguasai bola.
Ia melihat skuad Garuda tampil dengan rasa percaya diri yang tinggi sepanjang pertandingan, sehingga mampu memainkan permainan mereka tanpa rasa takut meski menghadapi lawan yang memiliki kualitas mumpuni.
"Tidak seperti sebelum-sebelumnya kan, lihat lawan peringkat jauh di atas kita, sudah ngeper duluan. Tapi sekarang mereka masuk dengan mental sangat kuat, kepercayaan diri itu," ujarnya.
Menurutnya, perubahan mental tersebut tidak lepas dari peran besar John Herdman sebagai pelatih kepala.
"Tapi itu semua datang dari seorang pelatih kan, karena John Herdman bisa menanamkan mental yang sangat kuat," pungkasnya.