Bukan Ole Romeny atau Ragnar, Bung Ropan Justru Pilih Elkan Baggott sebagai Pemain Terbaik di Timnas Indonesia vs Oman

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott

 Timnas Indonesia meraih kemenangan meyakinkan saat menghadapi Oman dalam laga FIFA Matchday yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB. Skuad Garuda tampil impresif dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-0.

Sejak peluit awal dibunyikan, Indonesia langsung menunjukkan permainan agresif. Tim asuhan Patrick Kluivert tampil percaya diri dengan mendominasi penguasaan bola serta terus menekan pertahanan Oman yang dipaksa lebih banyak bertahan di wilayahnya sendiri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peluang pertama Indonesia hadir saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Serangan cepat dari sisi kanan yang dibangun Kevin Diks dan Rizky Ridho berhasil membongkar pertahanan lawan. Bola kemudian dikirim ke dalam kotak penalti dan disambut sundulan Nathan Tjoe-A-On.

Timnas Indonesia Vs Oman

Namun, peluang emas tersebut masih bisa diamankan pemain bertahan Oman tepat di depan garis gawang.

Tekanan tanpa henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-13. Justin Hubner membawa Indonesia unggul setelah memaksimalkan situasi bola mati melalui sundulan terarah yang gagal diantisipasi kiper Oman.

Gol pembuka itu semakin meningkatkan kepercayaan diri para pemain Garuda. Dukungan puluhan ribu suporter di SUGBK juga membuat atmosfer pertandingan semakin berpihak kepada tim Merah Putih.

Indonesia kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-27. Ole Romeny sukses mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan umpan matang yang dikirim Beckham Putra Nugraha. Skor berubah menjadi 2-0 dan bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Indonesia tetap tampil menyerang. Pada menit ke-53, Dony Tri Pamungkas sempat mengancam gawang Oman melalui sebuah tembakan keras, tetapi upayanya masih mampu dibendung penjaga gawang lawan.

Dua menit berselang, Indonesia kembali memperlebar keunggulan. Ragnar Oratmangoen berhasil mencetak gol ketiga setelah memanfaatkan bola rebound hasil umpan Ivar Jenner. Tembakan pertamanya memang mampu ditepis kiper Oman, tetapi Ragnar sigap menyambar bola muntah untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Sepanjang sisa pertandingan, Indonesia masih menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Meski demikian, tidak ada tambahan gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit panjang. Skuad Garuda pun menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Oman.

Setelah pertandingan ini, Timnas Indonesia dijadwalkan kembali tampil di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk menghadapi Mozambik pada Selasa (9/6) mendatang.

Kemenangan atas Oman bukan hanya sekadar hasil positif dalam agenda FIFA Matchday. Hasil tersebut juga menjadi catatan bersejarah bagi sepak bola Indonesia.

Pasalnya, ini merupakan kemenangan pertama Indonesia atas Oman setelah penantian selama 38 tahun. Terakhir kali Garuda mampu menaklukkan tim asal Timur Tengah tersebut terjadi pada ajang King's Cup di Thailand pada 1988.

Di balik kemenangan tersebut, pengamat sepak bola nasional Bung Ropan memberikan apresiasi terhadap performa para pemain Timnas Indonesia. 

Dari sekian banyak pemain yang tampil menonjol, ia secara khusus menyoroti penampilan Elkan Baggott yang dinilai mampu menjalankan peran penting di lini belakang saat Jay Idzes absen karena cedera.

"Sebenarnya pemain Indonesia bagus semua, terutama yang bikin tiga gol, tapi saya memilih Elkan Baggott di belakang, dia memainkan peran yang tadinya orang ragu kan, apakah ketika Jay Idzes tak ada, apakah ada pemain seperti Jay bisa bermain? biasanya kalau Jay main kan ada rasa aman di belakang," tuturnya dilansir dari kanal Youtube JMTV.

"Tapi Elkan yang dipilih di sini, dan dia menjalankan fungsi dia dengan sangat bagus, ketenangan dia, bola-bola udara itu bagus, intersep dia, ya ini yang membuat lini belakang kita bisa cleen sheet," ujarnya.

Bung Ropan menilai posisi bek tengah memiliki peran yang sangat krusial dalam menjaga keseimbangan permainan tim. Karena itu, ia melihat penampilan Elkan Baggott saat menghadapi Oman sebagai jawaban atas kepercayaan yang diberikan tim pelatih kepadanya setelah cukup lama tidak menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia.

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott

Menurut Bung Ropan, kesempatan yang diberikan kepada Baggott berhasil dimanfaatkan dengan sangat baik. 

Bek berusia 23 tahun tersebut mampu menunjukkan kualitasnya dan menjawab keraguan publik terkait absennya Jay Idzes di jantung pertahanan Garuda.

"Ditantang oleh John Herdman, lu bisa nggak menggantikan posis Jay? dan dia menjawabnya dengan luar biasa, bukan soal kemenangan, dia menjawabnya dengan gawang kita cleen sheet, itu yang luar biasa," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain memuji Elkan Baggott, Bung Ropan juga menilai Emil Audero turut berperan besar dalam menjaga gawang Indonesia tetap perawan sepanjang pertandingan.

"Ada beberapa kali penyelamatan," tutunya.